Jumat, 31 Oktober 2025 00:30 WIB

RSUP Dr M Djamil Dorong Kesadaran Rehabilitasi Tahap Penting Pascastroke

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
141

 

Padang (29/10) - Memperingati Hari Stroke Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 Oktober, RSUP Dr. M. Djamil melalui Instalasi Rehabilitasi Medik menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan pemeriksaan fungsional bagi para penyintas stroke. Acara yang dipusatkan di Ruang Gymnastik Rehabilitasi Medik, ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan penanganan pascastroke.

Pagi itu, suasana di Ruang Gymnastik Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Dr. M. Djamil tampak ramai namun teratur. Sejumlah penyintas stroke, yang didampingi oleh keluarga, terlihat antusias menjalani serangkaian pemeriksaan. Kegiatan ini berfokus pada pengukuran fungsi dan kondisi tubuh pascastroke. Bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana dampak stroke pada fungsi motorik dan kognitif, serta mengidentifikasi potensi yang masih bisa dikembangkan melalui terapi.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Neuro-Muskuloskeletal), dr. Rini Agustin, Sp.KFR, N.M (K), menegaskan pentingnya evaluasi rutin ini. "Kami memanfaatkan Hari Stroke Sedunia ini sebagai pengingat bahwa penanganan stroke tidak berhenti setelah pasien keluar dari fase akut. Rehabilitasi Medik adalah kunci utama untuk mencapai kualitas hidup yang optimal pascastroke," ujar dr. Rini.

Menurut dr. Rini, pengukuran fungsi tubuh pascastroke secara berkala sangat vital. Data yang terkumpul dari pemeriksaan ini bukan hanya menjadi dasar untuk modifikasi program terapi fisik, okupasi, dan wicara yang sedang dijalani. Akan tetapi juga memberikan harapan nyata kepada para penyintas dan keluarga.

"Melalui pemeriksaan yang komprehensif ini, kami dapat melihat secara objektif sejauh mana progres yang telah dicapai, serta area mana yang masih memerlukan intervensi lebih intensif. Kami ingin para penyintas stroke dan keluarganya memahami bahwa setiap kemajuan, sekecil apa pun, adalah sebuah kemenangan," tambahnya.

Ia menekankan komitmen RSUP Dr. M. Djamil melalui Instalasi Rehabilitasi Medik dalam penanganan stroke, mulai dari fase akut hingga rehabilitasi. "Dan diharapkan mampu menekan angka kecacatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumatera Barat," harap dr. Rini. (*)

RSUP Dr M Djamil Dorong Kesadaran Rehabilitasi Tahap Penting Pascastroke

Padang (29/10) - Memperingati Hari Stroke Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 Oktober, RSUP Dr. M. Djamil melalui Instalasi Rehabilitasi Medik menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan pemeriksaan fungsional bagi para penyintas stroke. Acara yang dipusatkan di Ruang Gymnastik Rehabilitasi Medik, ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan penanganan pascastroke.

Pagi itu, suasana di Ruang Gymnastik Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Dr. M. Djamil tampak ramai namun teratur. Sejumlah penyintas stroke, yang didampingi oleh keluarga, terlihat antusias menjalani serangkaian pemeriksaan. Kegiatan ini berfokus pada pengukuran fungsi dan kondisi tubuh pascastroke. Bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana dampak stroke pada fungsi motorik dan kognitif, serta mengidentifikasi potensi yang masih bisa dikembangkan melalui terapi.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Neuro-Muskuloskeletal), dr. Rini Agustin, Sp.KFR, N.M (K), menegaskan pentingnya evaluasi rutin ini. "Kami memanfaatkan Hari Stroke Sedunia ini sebagai pengingat bahwa penanganan stroke tidak berhenti setelah pasien keluar dari fase akut. Rehabilitasi Medik adalah kunci utama untuk mencapai kualitas hidup yang optimal pascastroke," ujar dr. Rini.

Menurut dr. Rini, pengukuran fungsi tubuh pascastroke secara berkala sangat vital. Data yang terkumpul dari pemeriksaan ini bukan hanya menjadi dasar untuk modifikasi program terapi fisik, okupasi, dan wicara yang sedang dijalani. Akan tetapi juga memberikan harapan nyata kepada para penyintas dan keluarga.

"Melalui pemeriksaan yang komprehensif ini, kami dapat melihat secara objektif sejauh mana progres yang telah dicapai, serta area mana yang masih memerlukan intervensi lebih intensif. Kami ingin para penyintas stroke dan keluarganya memahami bahwa setiap kemajuan, sekecil apa pun, adalah sebuah kemenangan," tambahnya.

Ia menekankan komitmen RSUP Dr. M. Djamil melalui Instalasi Rehabilitasi Medik dalam penanganan stroke, mulai dari fase akut hingga rehabilitasi. "Dan diharapkan mampu menekan angka kecacatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumatera Barat," harap dr. Rini. (*)