RSO Soeharso Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Functional Simulation Exercise
Sukoharjo - RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta (RSO Soeharso) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi kedaruratan dan bencana melalui Workshop Functional Simulation Exercise (FSE) Hospital Disaster Plan pada 28–29 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung Perkantoran RSO Soeharso ini dibuka oleh Plt. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSO Soeharso, Dina Sintia Pamela, S.Si., Apt., M.Farm.
Kegiatan diselenggarakan oleh Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSO Soeharso bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dengan melibatkan 40 peserta dari berbagai unit pelayanan dan pendukung rumah sakit. Keterlibatan lintas unit ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur rumah sakit dalam menghadapi kejadian bencana, khususnya kebakaran.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Hospital Disaster Fire Hazard, Hospital Disaster Plan (HOSDIP), Hospital Incident Command System (HICS), serta respons kebakaran dan pergerakan pasien. Materi mencakup konsep, aktivasi, struktur komando, fungsi, serta peran dan tanggung jawab dalam penanganan kedaruratan rumah sakit.
Hari kedua difokuskan pada Functional Simulation Exercise (FSE) berdasarkan skenario kedaruratan yang telah disiapkan. Peserta melakukan simulasi untuk menguji penerapan sistem komando, koordinasi lintas unit, serta respons terhadap kejadian kebakaran di lingkungan rumah sakit.
Setelah simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan hot wash, After Action Review (AAR), dan evaluasi. Tahapan tersebut digunakan untuk mengidentifikasi hal-hal yang telah berjalan baik serta kesenjangan yang masih ditemukan selama simulasi, kemudian menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut.
Pelaksanaan FSE menjadi bagian dari upaya RSO Soeharso untuk memastikan kesiapan dalam mengaktifkan sistem komando dan koordinasi, melindungi serta mengelola pasien, mengoptimalkan sumber daya, dan menjaga pelayanan tetap berjalan efektif saat menghadapi kondisi kedaruratan dan bencana.
Melalui kegiatan ini, RSO Soeharso terus membangun kesiapsiagaan yang terkoordinasi melalui latihan dan evaluasi berkelanjutan. Hasil simulasi diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan Hospital Disaster Plan, sekaligus memperkuat kemampuan seluruh unsur rumah sakit dalam memberikan respons yang tepat terhadap kondisi bencana. ***