Selasa, 29 September 2026 14:59 WIB

Lensa Kontak Terasa Nyaman Benarkah Aman Dipakai Tidur dan Mandi

Promosi Kesehatan RS Kariadi RSUP dr. Kariadi Semarang
Lensa Kontak Terasa Nyaman Benarkah Aman Dipakai Tidur dan Mandi
14 kali dilihat

Pagi hari dimulai seperti biasa. Setelah bersiap, lensa kontak dipasang dan penglihatan terasa lebih jelas. Sepanjang hari, mata tetap terasa nyaman. Tidak merah, tidak perih, dan tidak berair. Karena itu, ketika malam tiba dan rasa lelah datang, melepas lensa kontak terkadang terasa seperti hal kecil yang bisa ditunda. “Tidak apa-apa, toh masih nyaman. Besok pagi saja dilepas.”

Keesokan harinya, tidak terjadi apa-apa. Mata tetap terasa baik-baik saja. Saat akan mandi, lensa kontak pun masih terpasang. Air mengenai wajah dan mata, tetapi tidak terasa perih. Dari pengalaman seperti inilah muncul anggapan bahwa selama lensa kontak masih terasa nyaman, penggunaannya saat tidur atau mandi mungkin tidak menjadi masalah.

Padahal, nyaman bukan berarti aman.

Lensa kontak merupakan alat kesehatan yang bersentuhan langsung dengan permukaan mata [1]. Oleh sebab itu, penggunaannya membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat. Beberapa kebiasaan yang tampak sederhana justru dapat meningkatkan risiko masalah pada mata, meskipun keluhan tidak selalu muncul saat itu juga [2].

Tidur dengan lensa kontak

Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah tidur menggunakan lensa kontak. Saat mata tertutup, kornea mendapat pasokan oksigen yang lebih sedikit, dan lensa yang menempel di permukaan mata memperparah keadaan ini. Kornea pun menjadi lebih rentan terhadap kuman. Penggunaan lensa kontak saat tidur meningkatkan risiko infeksi mata, terutama jika lensa yang dipakai hanya dirancang untuk dipakai saat terjaga (daily wear) [3]. Risiko ini tidak dapat dinilai hanya dari apakah mata terasa nyaman atau tidak.

Memang ada jenis lensa kontak tertentu yang dirancang untuk pemakaian lebih lama atau extended wear. Namun, keberadaan lensa jenis ini bukan berarti semua lensa kontak aman dipakai semalaman. Bahkan dengan lensa extended wear, pemakaian semalaman tetap membawa risiko infeksi yang lebih tinggi, sehingga harus sesuai dengan petunjuk penggunaan dan anjuran [4].

Bagi pengguna lensa kontak sehari-hari, membiasakan diri melepas lensa sebelum tidur adalah langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata.

Lalu bagaimana dengan mandi?

Mungkin ada yang berpikir, “Kalau hanya terkena air sebentar, apa masalahnya?” Sekilas memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Air terlihat bersih, mata tidak terasa sakit, dan setelah mandi aktivitas dapat dilanjutkan seperti biasa.

Namun, lensa kontak sebaiknya tidak terkena air.

Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari mikroorganisme. Air keran, air kolam renang, maupun sumber air lainnya dapat membawa mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan infeksi pada mata. Salah satunya adalah Acanthamoeba, penyebab infeksi kornea yang dikenal sebagai Acanthamoeba keratitis. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan pada kasus berat [5].

Itulah sebabnya anjuran untuk melepas lensa kontak sebelum mandi bukan karena air pasti menyebabkan infeksi, melainkan karena paparan air meningkatkan risiko yang sebenarnya dapat dicegah [6]. Anjuran ini juga berlaku saat berenang atau menggunakan hot tub.

Jika lensa terlanjur terkena air

Tidak perlu langsung panik. Lepaskan lensa sesegera mungkin. Lensa sekali pakai sebaiknya dibuang, sedangkan lensa yang dapat digunakan kembali perlu dibersihkan dan didisinfeksi sesuai petunjuk produsen atau anjuran tenaga kesehatan mata. Yang paling penting, jangan mencuci atau menyimpan lensa kontak menggunakan air. Gunakan cairan khusus lensa kontak sesuai petunjuk penggunaannya [1].

Setelah itu, perhatikan kondisi mata. Jika muncul mata merah, nyeri atau perih, mata berair berlebihan, keluar kotoran atau cairan dari mata, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, atau rasa seperti ada yang mengganjal, jangan menganggapnya sebagai keluhan biasa. Lepaskan lensa kontak dan segera periksakan mata ke tenaga kesehatan, terutama jika keluhan menetap atau semakin berat [1].

Kebiasaan kecil yang menjaga mata

Menjaga kesehatan mata dengan lensa kontak sebenarnya tidak rumit. Kita hanya perlu membangun beberapa kebiasaan sederhana: melepas lensa sebelum tidur, melepasnya sebelum mandi atau berenang, mencuci dan mengeringkan tangan sebelum menyentuh lensa [2], serta menggunakan cairan pembersih dan penyimpan yang sesuai.

Jadi, ketika suatu saat lensa terasa begitu nyaman hingga kita lupa melepasnya, ingat satu hal: mata yang terasa nyaman bukan berarti lensa kontak aman dipakai tanpa batas.

Luangkan beberapa detik untuk melepasnya sebelum tidur dan sebelum terkena air, sebab menjaga kesehatan mata sering kali bukan soal hal yang rumit, melainkan konsistensi melakukan hal-hal kecil yang benar setiap hari.

 

Referensi:

1.     U.S. Food and Drug Administration (FDA). Contact Lens Risks.

2.     Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Preventing Eye Infections When Wearing Contacts.

3.     U.S. Food and Drug Administration (FDA). Everyday Eye Care.

4.     Centers for Disease Control and Prevention (CDC). About Contact Lens Types.

5.     Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Acanthamoeba Keratitis.

6.     Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Healthy Habits: Keeping Water Away from Contact Lenses.