Boyolali (21/08) – Dalam rangka HUT RI Ke-80, HUT RSO Soeharso Ke-74 dan HUT HKN Ke-61 jajaran direksi dan pegawai RSO Soeharso Surakarta melaksanakan ziarah ke Makam Prof. Dr. R. Soeharso di Seboto Boyolali.
Dina Sintia Pamela, S.Si, Apt, M.Farm, selaku Plt. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian menyampaikan seorang tokoh nasional, pelopor rehabilitasi medis dan pendiri RS Ortopedi Surakarta dan membawa pesan yang mendalam bagi generasi sekarang.
Hadir dalam ziarah, Kepala sekolah SD Seboto, guru dan murid, pegawai RSO Soeharso. Dalam ziarah ke makam Prof. Dr. R. Soeharso bukan hanya penghormatan, melainkan juga pengingat agar kita melanjutkan semangatnya: mengabdi, berinovasi, dan berempati demi sesama. Kita Bersama-sama bisa ambil dari perjuangan beliau, Pengabdian Tanpa Batas, Prof. Soeharso mendedikasikan hidupnya untuk penyandang disabilitas, terutama para pejuang kemerdekaan yang kehilangan anggota tubuh. Pesannya: ilmu dan keahlian harus diabdikan untuk kemanusiaan. Berikutnya, Ketekunan & Inovasi, Dengan keterbatasan fasilitas pasca perang, beliau mampu menciptakan alat-alat ortopedi sederhana yang kemudian berkembang menjadi pusat rehabilitasi modern. Pesannya: keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berinovasi. Yang ketiga, Kemanusiaan & Empati, Ia memandang para veteran bukan sekadar pasien, tetapi manusia yang harus dipulihkan martabat dan kemandiriannya. Pesannya: pelayanan kesehatan harus berlandaskan rasa empati dan menghargai martabat setiap orang.
Yang selanjutnya, Warisan untuk Bangsa, Lewat perjuangannya, lahirlah sistem rehabilitasi yang menjadi rujukan internasional. Pesannya: karya yang dilandasi niat tulus akan meninggalkan jejak abadi.