Padang (1/12) - RSUP Dr. M. Djamil menggelar peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS). Acara edukatif ini diadakan di Poliklinik Penyakit Dalam Lantai II Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, dengan fokus utama memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga pasien tentang HIV/AIDS. Mengangkat tema "Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV", peringatan ini menekankan pentingnya akses yang konsisten dan berkelanjutan terhadap layanan kesehatan, pengobatan, serta dukungan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tema ini mengingat tantangan yang mungkin timbul dalam menjaga kualitas dan ketersediaan layanan HIV.
RSUP Dr. M. Djamil menghadirkan empat narasumber yang kompeten di bidangnya, yang secara komprehensif memaparkan berbagai aspek terkait HIV/AIDS. Materi pembuka disampaikan oleh Dr. dr. Dwitya Elvira, Sp.PD-KAI, FINASIM. Ia memaparkan secara rinci tentang HIV dan Penularannya.
Dalam sesinya, Dwitya menjelaskan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh, serta jalur-jalur penularan utama, termasuk melalui hubungan seksual yang tidak aman, berbagi jarum suntik, dan dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Edukasi ini penting untuk menghilangkan stigma dan memastikan masyarakat memahami bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial biasa.
Sesi berikutnya dibawakan oleh dr. Fadrian, Sp.PD-KPTI, yang fokus pada Bahaya Infeksi Oportunistik pada HIV/AIDS. Infeksi oportunistik adalah penyakit yang timbul ketika sistem kekebalan tubuh, yang dilemahkan oleh HIV, tidak lagi mampu melawannya.
Fadrian menjelaskan berbagai infeksi serius yang sering menyerang ODHA, seperti Pneumocystis pneumonia (PCP), tuberkulosis (TBC), atau kandidiasis. Penjelasan ini menggarisbawahi pentingnya deteksi dini dan pengobatan Antiretroviral (ARV) untuk mencegah sistem imun mencapai tahap AIDS.
Dua narasumber terakhir, dr. Vesri Yossy, Sp.DVE, dan Ns. Syahlinda, S.Kep. Narasumber Ns. Syahlinda, S.Kep menyampaikan materi tentang Kepatuhan Minum Obat pada Pasien HIV/AIDS. Kepatuhan atau disiplin dalam mengonsumsi obat ARV sesuai jadwal adalah kunci utama keberhasilan pengobatan HIV. Ia mendorong pasien dan keluarga untuk membangun sistem dukungan yang kuat guna memastikan terapi ARV berjalan optimal.
"Peringatan Hari AIDS Sedunia ini menegaskan kembali komitmen RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit rujukan untuk terus meningkatkan kualitas layanan HIV/AIDS dan menjamin ketersediaan obat ARV," kata Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Dr. M. Djamil Saswita Kemala Dewi, SKM, MKM.
Melalui edukasi yang melibatkan pasien dan keluarga, sebutnya, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman. "Pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hidup ODHA yang lebih baik, mengurangi penularan baru, dan membantu mencapai target eliminasi AIDS di masa depan," tukasnya. (*)