Makassar (01/12) - RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar berhasil meraih predikat “Sangat Memuaskan” sebagai Unit Kerja/Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan yang memperoleh nilai Tingkat Digitalisasi Arsip dengan kategori AA (Sangat Memuaskan) berdasarkan hasil penilaian digitalisasi arsip tahun 2025.
Penyerahan penghargaan yang berlangsung di Auditorium Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Lt.8 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Sunarto, M.Kes kepada Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An-KIC, KAKV.
“Kita bersyukur dan terima kasih atas penghargaan ini, menjadi hal yang sangat positif dan tentunya Insya Allah kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya,” ungkap Syafri.
Prof. Syafri menjelaskan dengan digitalisasi arsip kita dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan akurat sehingga penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di rumah sakit.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh civitas hospitalia dalam membangun budaya tertib arsip dan menerapkan sistem digitalisasi yang berkelanjutan,” ujar Syafri.
Dalam sambutannya, dr. Sunarto menegaskan bahwa arsip merupakan dokumen yang sangat penting serta mengajak untuk menjaga dokumen arsip yang dimiliki.
“Arsip itu adalah dokumen yang penting sekali bapak/ibu, jadi sama-samalah kita jaga arsip kita,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rumah sakit mampu mencapai target Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Kearsipan sehingga arsip-arsip di rumah sakit akan tertata menjadi lebih baik.
“Saya berharap semua rumah sakit bisa memperoleh IKK yang baik untuk kearsipan sehingga arsip-arsip kita tertata menjadi lebih baik,” harapnya.
“Sekarang ada digitalisasi, jadi tolong bapak/ibu yang sebelumnya arsipnya itu manual agar di digitalisasi semua supaya lebih rapi,” tambah Sunarto.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi serta mendorong setiap Unit Kerja/Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan.
Melalui transformasi digital, kumpulan arsip akan menghasilkan ilmu pengetahuan yang perlu dilestarikan untuk menjadi bahan perumusan kebijakan strategis dan rekam data yang dimiliki bisa dimanfaatkan apabila dibutuhkan di kemudian hari.