Jakarta - Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) atau Stimulasi Magnetik Transkranial adalah teknik terapi yang menggunakan medan magnet untuk merangsang aktivitas otak untuk mengobati depresi. Terapi ini digunakan bila obat antidepresan dan psikoterapi belum memberikan hasil optimal, tidak dapat diberikan,dan kebutuhan hasil terapi yang lebih cepat.
Secara sederhana, Anda bisa membayangkan TMS sebagai "reset" lembut pada bagian otak yang mengatur suasana hati dengan menggunakan energi magnetik.
Bagaimana Cara Kerja TMS?
Di otak kita, ada miliaran sel saraf yang berkomunikasi satu sama lain menggunakan sinyal listrik dan bahan kimia. Pada orang yang mengalami depresi, seringkali ditemukan bahwa aktivitas listrik di bagian otak tertentu yaitu di area bagian depan atas kepala yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, pengambilan keputusan, dan fungsi eksekutif menjadi kurang aktif.
Cara TMS bekerja:
Jadwal Perawatan
Terapi TMS membutuhkan komitmen waktu. Ini bukanlah solusi sekali jalan yang instan melainkan serangkaian sesi yang teratur.
Perawatan TMS membutuhkan:
Keunggulan TMS:
Efek Samping yang Mungkin Terjadi:
Siapa yang Cocok untuk Terapi TMS?
TMS biasanya dipertimbangkan untuk orang dewasa yang didiagnosis dengan depresi yang:
RS Soeharto Heerdjan kini menghadirkan Layanan TMS (Transcranial Magnetic Stimulation) dengan standar medis modern, ditangani langsung oleh tenaga ahli Kesehatan jiwa berpengalaman. Jika Anda atau orang terdekat sedang berjuang menghadapi depresi dan membutuhkan solusi yang efektif non-ivansif serta minim efek samping, terapi TMS di RS Soeharto Heerdjan dapat menjadi pilihan terbaik.