Selasa, 09 Desember 2025 00:41 WIB

Hari AIDS Sedunia 2025 RSHS Merangkul dengan Empati

Responsive image
Humas - RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung
123

Bandung (01/12) - Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV masih terjadi di masyarakat termasuk pada pelayanan kesehatan. Padahal hal tersebut bisa menghambat pengobatan.  Demikian diungkapkan Direktur Utama RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung  dr. Rachim Dinata Marsidi, Sp.B.,FINAC.,M.Kes dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Area Lapangan Upacara RSHS yang mengambil tema  “RSHS Merangkul dengan Empati”. Tema ini sejalan dengan tema nasional yaitu “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV.”

Melalui tema ini, RSHS mengajak kita semua untuk memperkuat lingkungan yang inklusif, ramah, dan mendukung bagi ODHIV. Tidak boleh ada lagi diskriminasi dalam pelayanan kesehatan dan tidak boleh ada lagi hambatan bagi mereka yang ingin mengakses layanan.

Dokter Rachim menambahkan bahwa saat ini kita juga menghadapi tantangan global menuju tahun 2030, dimana seluruh negara, termasuk Indonesia, telah berkomitmen mencapai target “Ending HIV.” Hal ini membutuhkan kolaborasi yang kuat, inovasi layanan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta kesinambungan pendampingan bagi ODHIV.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Penanggulangan HIV RSHS, dr. Rudi Wisaksana, Sp.PD.,K-PTI.,Ph.D mengungkapkan bahwa petugas kesehatan mempunyai peran penting dan juga esensial dalam melakukan layanan kesehatan. “Namun, mungkin karena kelelahan atau terlalu banyak pekerjaan mereka mungkin tidak sengaja melakukan stigma,  oleh karena itu kita akan berusaha untuk memperbaiki  keadaaan itu  dengan membuat layanan yang lebih baik dan lebih ramah terhadap siapapun,’’ Ungkapnya. 

Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia ini, RSHS juga berkomitmen untuk merangkul semua pasien yang menjalani pengobatan atau perawatan di RSHS termasuk ODHIV dengan penuh empati hal ini ditandai dengan  penandatanganan pada papan deklarasi komitmen.

Selain deklarasi “ Merangkul dengan Empati “, acara peringatan Hari AIDS ini juga diisi dengan talkhow yang menghadirkan nara sumber dari ODHIV, petugas kesehatan, Kabid P2P Dinkes Provinsi Jawa Barat, Ketua Komite Etik Hukum RSHS, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad  serta Guru Besar Fakultas keperawatan Unpad. Talkshow yang dibagi dua sesi tersebut masing-masing bertopik ‘’Testimoni petugas kesehatan dan pasien selama melayani/mendapat pelayanan di rumah sakit” dan “ Peranan Petugas dalam Menurunkan Stigma dan Diskriminasi dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan”.

Tak hanya itu, acara  juga di semarakkan dengan senam bersama, photo booth dan stand-stand dari RC3ID Unpad yang menyediakan pemeriksaan gratis untuk HIV, HBsAg dan Sifilis, booth konselor HIV,  Klinik Teratai RSHS, Booth Komite PPI dan K3 RSHS yang melayani informasi Paska Pajanan dan Pelaporan serta  booth informasi verifikasi Satu Sehat Mobile dari Humas dan Promkes RSHS. ***