Padang (09/12) - RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat. Tim medis dari RSUP Dr. M. Djamil juga diturunkan ke Batu Busuak, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang. Aksi kemanusiaan ini mencerminkan kesigapan dan komitmen institusi kesehatan rujukan utama di Sumatera Barat tersebut dalam menghadapi situasi darurat.
Sebelumnya, rumah sakit Kementerian Kesehatan ini menurunkan tim kesehatan di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Di lokasi tersebut, tim kesehatan bekerja keras memberikan pelayanan medis, pengobatan, serta dukungan psikososial tidak hanya kepada para korban terdampak bencana, tetapi juga kepada para relawan yang bertugas di lapangan. Dukungan bagi relawan ini penting untuk memastikan keberlangsungan operasi penanganan bencana.
Di Batu Busuak, tim kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan tim farmasi bergerak cepat menuju posko pengungsian untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara intensif bagi para korban yang mengungsi. Posko pengungsian seringkali menjadi titik rawan penyebaran penyakit akibat sanitasi yang terbatas dan kondisi stres yang dialami korban.
Kehadiran tim RSUP Dr. M. Djamil disambut baik oleh masyarakat. Mereka langsung memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan keluhan kesehatan yang mungkin timbul akibat kondisi pengungsian.
Ketua Tim Bencana yang juga Ketua Komite K3RS RSUP Dr. M. Djamil, Katherina Welong, SKM, MARS, mengungkapkan pemeriksaan yang dilakukan di posko pengungsian menunjukkan adanya pola keluhan kesehatan yang umum terjadi pada situasi bencana.
"Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan di posko pengungsian Batu Busuak, ada tiga keluhan utama yang paling banyak disampaikan oleh korban terdampak," ujar Katherina Welong.
Ketiga penyakit yang paling mendominasi tersebut meliputi. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi dan penyakit kuli. Tim medis segera memberikan pengobatan, vitamin, dan edukasi kesehatan dasar sesuai dengan keluhan yang dialami para korban. Tim Farmasi memastikan ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk menangani penyakit-penyakit yang umum ini.
"Aksi kemanusiaan yang terkoordinasi dan menjangkau dua lokasi ini menunjukkan peran vital RSUP Dr. M. Djamil sebagai pilar utama pelayanan kesehatan, tidak hanya pada hari-hari biasa tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanggulangan dampak bencana di Sumatera Barat. Layanan akan terus diberikan sejalan dengan perkembangan situasi di lapangan," tegas Katherina Welong. (*)