Sukoharjo (10/12) — Bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Perkantoran berlangsung Workshop Redesign Perpustakaan Soeharso, sebuah langkah strategis dalam rangka pemenuhan standar Akreditasi Perpustakaan Khusus sekaligus mendukung persyaratan Akreditasi Program Hospital Based sebagai Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan informasi, edukasi, riset, dan pengelolaan pengetahuan bagi tenaga kesehatan, peneliti, mahasiswa, serta masyarakat pengguna layanan perpustakaan.
Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai unit di rumah sakit, antara lain Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan; Tim Kerja Organisasi dan SDM; Tim Kerja Hukum dan Hubungan Masyarakat; Unit Layanan Pengadaan; Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit; Instalasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit; serta personel dari Clinical Research Unit (CRU) RSO Soeharso.
dr. Kshanti Adhitya, Sp.EM., MM, selaku Ketua Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan menyampaikan bahwa workshop ini bukan sekadar kegiatan desain ruang, tetapi merupakan bagian penting dari transformasi institusi kita sebagai rumah sakit pendidikan yang unggul, modern, dan berbasis bukti ilmiah. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi pusat pengetahuan (knowledge hub) yang menjadi rujukan mahasiswa, residen, peneliti, tenaga kesehatan, dan seluruh sivitas akademik di lingkungan RSO Soeharso.
“Mari kita mantapkan langkah untuk menghadirkan perpustakaan yang tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga menjadi kebanggaan dan sumber inspirasi bagi civitas pendidikan RSO Soeharso.”
“Semangat kolaborasi dari semua unit yang terlibat sangat penting, karena akreditasi bukan hanya tugas satu tim, melainkan komitmen bersama untuk memastikan mutu layanan, mutu pendidikan, dan keberlanjutan institusi,” imbuh beliau.
Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Itmamudin, S.S., M.IP., seorang Pustakawan UIN Salatiga, Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia, Pembina IPI Provinsi Jawa Tengah, Dosen Vokasi Universitas Diponegoro, sekaligus Owner CV Pustaka Saintech dan PT Daula Ilmu Solusindo. Selain itu, hadir pula narasumber Bapak Erwan Setyo Budi, S.Hum. dari Poltekkes Kemenkes Semarang.
Kedua narasumber tersebut membawakan materi mengenai:
Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, yang aktif berdiskusi, memberikan ide, serta berpartisipasi dalam sesi brainstorming bersama narasumber dan tim manajemen. Sebagai bagian dari workshop, peserta juga melakukan kunjungan langsung ke perpustakaan untuk meninjau kondisi eksisting, serta mengikuti kunjungan lapangan guna melihat inspirasi desain terbaik dari fasilitas lain yang berpotensi diterapkan pada perpustakaan RSO Soeharso. Sesi tersebut berlangsung interaktif dengan tanya jawab antara peserta, narasumber, dan pihak manajemen.
Dengan terselenggaranya Workshop Re-Design Perpustakaan RSO Soeharso ini, diharapkan peserta memperoleh pemahaman, wawasan, serta rancangan dokumen layout untuk merancang ulang perpustakaan agar lebih fungsional, representatif, dan sesuai dengan standar akreditasi perpustakaan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan perpustakaan yang mampu mendukung kebutuhan informasi, edukasi, dan penelitian di lingkungan RSO Soeharso.