Rabu, 17 Desember 2025 08:38 WIB

Cek Kesehatan Gratis untuk ASN Upaya Kemenkes Wujudkan Aparatur Sehat dan Indonesia Tangguh

Responsive image
roy rfs - Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan
226

Jakarta (09/12) – Sebagai bentuk komitmen mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global, Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat tata Kelola Pelayanan Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Program CKG merupakan bagian dari mandat Kemenkes RI dalam melaksanakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan sejalan dengan misi Asta Cita kepemimpinan periode 2024-2029 untuk memperkuat layanan kesehatan yang mudah diakses dan merata. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kes., Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Kesehatan Lanjutan sekaligus Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan.

Dalam sambutannya, dr. Ockti Rahayuningtyas menekankan pentingnya deteksi dini bagi ASN. “Kami menjemput bola agar program ini dapat terealisasi di kementerian dan lembaga. Cek kesehatan ini penting untuk skrining dan deteksi dini, sehingga para pegawai dapat menjaga kesehatannya dengan lebih baik,” ujarnya. Beliau juga menyebut CKG sebagai program quick win Presiden yang dihadirkan sebagai perhatian bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini menyasar kelompok pekerja pemerintah yang memiliki beban kerja tinggi dan memerlukan perhatian kesehatan berkala. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis profesional. Secara khusus, juga disediakan layanan skrining kesehatan perempuan seperti pemeriksaan HPV DNA dan SADANIS.

Antusiasme peserta tampak tinggi dengan total 231 ASN yang mengikuti CKG, terdiri dari 148 perempuan dan 83 laki-laki. Dari jumlah tersebut, 18 peserta mengikuti pemeriksaan HPV DNA dan 20 peserta mengikuti SADANIS. Peserta berasal dari berbagai unit kerja, mulai dari biro teknis, administrasi, direktorat jenderal, hingga unit pengawasan.

Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas ke unit kerja lainnya di lingkungan pemerintah. Pelaksanaan CKG ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses, merata, dan berkelanjutan bagi ASN, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menuju Indonesia yang lebih tangguh. (