Bukittinggi - Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi (RSOMH) mengimplementasikan Program Extension for Community Healthcare Outcomes (ECHO) sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan saraf dan stroke di daerah sekitar. Program ini dilaksanakan sejak Agustus hingga Oktober 2025 dengan melibatkan empat rumah sakit daerah, yaitu RSUD Adnan WD Payakumbuh, RSUD Bukittinggi, RSUD Padang Panjang, dan RSUD Hanafiah Batusangkar.
Program ECHO merupakan metode telementoring antara rumah sakit rujukan dengan fasilitas kesehatan daerah yang bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan kasus pasien, khususnya stroke dan pasca-stroke, melalui pembelajaran berbasis kasus dan diskusi klinis interaktif.
Kegiatan ECHO dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam seminggu menggunakan sistem telementoring dengan durasi 1–1,5 jam per sesi. Dalam setiap sesi, peserta mendapatkan pembelajaran dan pendampingan langsung dari tim ahli RSOMH Bukittinggi yang terdiri dari 7 spesialis, yaitu dari bidang neurologi, penyakit dalam, jantung, radiologi, anestesi, bedah saraf, dan kedokteran fisik dan rehabilitasi (KFR), serta didukung oleh perawat ahli neurologi.
Materi yang dibahas dalam Program ECHO mencakup:
Melalui pendekatan ini, tenaga kesehatan di rumah sakit daerah tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapat bimbingan praktis berbasis kasus nyata yang mereka temui di lapangan.
Sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan, RSOMH Bukittinggi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program ECHO pada 6 November 2025 bertempat di Ruang Rapat Direksi RSOMH Bukittinggi. Kegiatan ini dipimpin oleh dr. Sofni Sarmen, Sp.A., M.Biomed dan dihadiri oleh tim pelaksana serta perwakilan peserta dari rumah sakit terdampingi.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh peserta. Seluruh rumah sakit dampingan menyampaikan harapan agar Program ECHO dapat dilanjutkan karena terbukti membantu meningkatkan ketepatan diagnosis dan kecepatan pengambilan keputusan klinis dalam penanganan pasien stroke.
RSOMH Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan jejaring layanan stroke berbasis kolaborasi dengan rumah sakit daerah. Program ECHO menjadi salah satu wujud konkret upaya pemerataan mutu layanan kesehatan agar masyarakat di daerah tetap mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan sesuai standar.
Selain itu, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan layanan, termasuk:
RSOMH Bukittinggi mengajak seluruh fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan masyarakat untuk terus mendukung upaya peningkatan mutu layanan stroke di daerah.
Bersama RSOMH, kita wujudkan layanan stroke yang lebih cepat, tepat, dan merata.