Selasa, 06 Januari 2026 15:52 WIB

RSUP Dr Sardjito Resmi Membuka Orientasi PPDS dan Fellowship Tahun Akademik 2026

Responsive image
Humas - RSUP dr. Sardjito Yogyakarta
26

Yogyakarta (5/1) - RSUP Dr. Sardjito secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Fellowship bagi peserta baru Tahun Akademik 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan pendidikan klinik lanjutan bagi para dokter dari berbagai daerah di Indonesia yang akan menjalani proses pembelajaran dan pengabdian di rumah sakit pendidikan nasional ini.

Direktur Utama RS Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc, Sp.KJ, MMR, QHIA yang didampingi oleh jajaran Direksi serta turut hadir Dekan FKKMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc, Ph.D, FRSPH beserta jajaran Dekanat FKKMK UGM menyaksikan secara langsung kesungguhan dan semangat para peserta Orientasi PPDS 1-2 dan peserta fellowship RS Sardjito.

Pada tahun ini, RSUP Dr. Sardjito menerima 314 peserta pendidikan, yang terdiri atas 234 PPDS Tahun Pertama (PPDS 1), 44 PPDS Tahun Kedua (PPDS 2), serta 36 peserta Program Fellowship. Para peserta berasal dari latar belakang institusi dan wilayah yang beragam, mencerminkan peran RSUP Dr. Sardjito sebagai pusat rujukan nasional sekaligus pusat pendidikan kedokteran berstandar tinggi.

Kegiatan pembukaan orientasi dihadiri oleh Direksi RSUP Dr. Sardjito, Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), serta Pengurus Tim Koordinasi Pendidikan (TKP) PPDS FK-KMK Universitas Gadjah Mada. Kehadiran para pimpinan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan dokter spesialis melalui sinergi yang kuat antara rumah sakit pendidikan dan institusi akademik.

Saat ini, penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis di RSUP Dr. Sardjito mencakup 27 Program Studi PPDS dan 33 Program Fellowship pasca-spesialisasi. Seluruh program dirancang untuk memastikan peserta tidak hanya unggul secara kompetensi klinis, tetapi juga memiliki integritas profesional, etika kedokteran, kemampuan kerja tim, serta kepekaan terhadap aspek kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan orientasi ini, para PPDS dan peserta fellowship diperkenalkan dengan sistem pendidikan, budaya kerja, tata kelola layanan, serta nilai-nilai profesionalisme yang menjadi fondasi utama di RSUP Dr. Sardjito. Orientasi juga menjadi ruang awal untuk membangun pemahaman bersama bahwa proses pendidikan kedokteran adalah perjalanan panjang yang menuntut ketekunan, ketahanan mental, dan komitmen kuat terhadap keselamatan serta pelayanan pasien.

RSUP Dr. Sardjito berharap seluruh peserta dapat menjalani proses pendidikan dengan semangat belajar yang tinggi, sikap saling menghormati, dan dedikasi penuh terhadap pengembangan diri. Dengan kolaborasi yang solid antara rumah sakit, fakultas, dan peserta didik, diharapkan lulusan yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.