Rabu, 07 Januari 2026 10:35 WIB

RSUP Dr M Djamil Gelar Orientasi bagi 114 Peserta PPDS dan PPDSS Tekankan Etika dan Anti Perundungan

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
18

Padang (05/01) - RSUP Dr. M. Djamil secara resmi memulai program Layanan Orientasi dan Informasi bagi para dokter yang akan menempuh pendidikan lanjutan di rumah sakit tersebut. Kegiatan yang dimulai pada hari ini, diikuti oleh sebanyak 105 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan 9 orang peserta Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDSS). Rangkaian orientasi ini dijadwalkan berlangsung intensif selama lima hari hingga tanggal 9 Januari 2026 mendatang.

Selama periode orientasi tersebut, para peserta akan dibekali dengan berbagai materi yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas di lingkungan rumah sakit. Materi yang diberikan mencakup pengenalan sistem dan kebijakan rumah sakit, tata kelola pendidikan klinis, serta pemahaman mendalam mengenai peran dan tanggung jawab peserta didik. Selain itu, aspek krusial seperti etika dan disiplin profesi, keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, hingga teknis alur pelayanan dan penugasan klinis di masing-masing unit kerja juga menjadi fokus utama dalam pembekalan ini.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, dalam sambutannya mengatakan perjalanan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis bukanlah perjalanan yang mudah. Akan ada tantangan, tekanan, dan pengorbanan. Namun percayalah, semua itu akan sepadan dengan kompetensi dan kedewasaan profesional yang diperoleh.

"RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen untuk memberikan lingkungan belajar yang kondusif, suportif, dan berbasis pada mutu serta keselamatan pasien. Kami membuka ruang dialog dan kolaborasi, karena kami percaya, pendidikan kedokteran adalah tanggung jawab bersama antara institusi pelayanan, institusi pendidikan, dan peserta didik itu sendiri," tutur Dovy.

Ia pun secara tegas mengajak para dokter peserta didik untuk berkomitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dengan menjunjung tinggi gerakan anti-perundungan. "Menjaga marwah RSUP Dr. M. Djamil dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui perilaku profesional dan saling menghormati antar sejawat maupun kepada pasien," ucapnya.

Melalui kegiatan orientasi ini, berharap seluruh peserta dapat memahami struktur organisasi rumah sakit, sistem pelayanan, alur komunikasi, serta nilai-nilai profesionalisme dan etika yang menjadi budaya kerja rumah sakit. "Ini adalah tahap awal, fondasi penting, sebelum Saudara-saudara semua terjun langsung dalam pelayanan kesehatan yang sesungguhnya," harapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp. Onk (K), FACS, FFSTEd, menekankan pentingnya bagi setiap peserta untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja klinis serta memahami regulasi yang berlaku agar proses pendidikan dan pelayanan kesehatan dapat berjalan beriringan secara optimal dan harmonis.

"Dengan dimulainya orientasi ini, diharapkan para peserta PPDS dan PPDSS dapat langsung bersinergi dengan tim medis lainnya di RSUP Dr. M. Djamil. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menambah kekuatan tenaga medis secara kuantitas, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan publik melalui penerapan ilmu kedokteran yang mutakhir dan beretika tinggi," harap Dekan.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Maliana, M.Kes mengatakan pelaksanaan kegiatan orientasi ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan pemahaman peserta didik terhadap budaya kerja rumah sakit, standar pelayanan, serta prinsip kolaborasi interprofesional dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berfokus pada keselamatan pasien. Selain itu, orientasi ini berfungsi sebagai langkah awal dalam membangun sikap profesional, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik sebagai bagian dari sistem pelayanan rumah sakit pendidikan.

"Melalui pelaksanaan orientasi PPDS dan PPDSS Periode Januari 2026 ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kesiapan akademik dan profesional yang memadai, memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai peserta didik di rumah sakit pendidikan, serta mampu beradaptasi secara optimal dengan sistem pelayanan dan pendidikan klinis yang berlaku di RSUP Dr. M. Djamil. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing, sejalan dengan arah kebijakan nasional transformasi sistem kesehatan," tukasnya. (*)