Padang (05/01) - RSUP Dr. M. Djamil kembali memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan di Indonesia dengan menyelenggarakan layanan orientasi bagi para tenaga medis spesialis. Sebanyak 11 peserta fellowship untuk periode Januari 2026 memulai rangkaian program mereka melalui kegiatan Layanan Orientasi dan Informasi (LOI). Program fellowship ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi spesifik para dokter spesialis dalam menangani berbagai kasus medis yang kompleks dan membutuhkan keahlian tingkat lanjut.
Seluruh peserta yang hadir terbagi ke dalam beberapa disiplin ilmu bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Rincian peserta tersebut mencakup empat orang yang mengambil fellowship Tatalaksana Penyakit Ginjal dengan Dialisis Tahap Dasar, disusul oleh dua peserta yang mendalami Tatalaksana Penyakit Saluran Cerna dengan Endoskopi Tahap Dasar. Selain itu, terdapat dua peserta yang berfokus pada bidang Kardiologi Intervensi, satu peserta pada bidang Neurologi, satu peserta di bidang Endoskopi Ginekologi Reproduksi Fertilitas, serta satu peserta lainnya yang mendalami Pulmo Intervensi. Kehadiran para peserta ini mencerminkan komitmen rumah sakit dalam mencetak tenaga medis yang mumpuni di berbagai lini spesialisasi.
Kegiatan orientasi ini dibuka langsung oleh Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua didampingi oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, Dovy menekankan program fellowship ini bukan sekadar rutinitas pendidikan, melainkan bagian dari transformasi kesehatan nasional untuk memeratakan akses layanan kesehatan berkualitas tinggi.
"Program fellowship ini adalah jembatan bagi peserta untuk menguasai teknologi kedokteran terkini dan prosedur intervensi yang presisi. Kami berharap, ilmu yang nantinya peserta serap di sini dapat menjadi solusi konkret bagi permasalahan kesehatan di daerah asal masing-masing, sejalan dengan visi transformasi kesehatan yang sedang kita usung bersama," harapnya.
Selama masa orientasi ini, Ia meminta para peserta fellowship untuk benar-benar memahami budaya kerja, standar keselamatan pasien, dan nilai-nilai pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil. "Gunakanlah waktu yang berharga ini untuk berdiskusi dengan para konsultan dan rekan sejawat. Jangan hanya mengejar kemahiran teknis, tetapi bangunlah empati dan etika profesionalisme yang tinggi dalam setiap tindakan," ajak Dirut.
Ditambahkan, dr. Maliana menambahkan proses orientasi ini sangat penting untuk menyelaraskan standar pelayanan dan keselamatan pasien yang berlaku di rumah sakit. "Dengan dimulainya periode fellowship Januari 2026 ini, RSUP Dr. M. Djamil optimistis dapat terus berkontribusi dalam menekan angka rujukan ke luar negeri melalui penyediaan dokter-dokter ahli yang memiliki kemandirian dalam tindakan intervensi medis yang rumit. Semangat belajar dan dedikasi tinggi diharapkan menjadi modal utama bagi ke-11 peserta ini selama menjalani masa pendidikan mereka di Padang," harap dr. Maliana.(*)