Sukoharjo (05/01) – Pada awal tahun 2026 yang istimewa, RSO Soeharso Surakarta dilaksanakan penerimaan peserta Clinical Fellowship Orthopedi dan Traumatologi RSPPU RSO Soeharso oleh Direktur Utama RSO Soeharso. “Percepatan-percepatan pendidikan harus segara dilaksanakan. Salah satunya pengajuan pembukaan PRODI untuk clinical fellowship lima, pertama, Clinical Fellowship Hip and Knee, kedua Clinical Fellowship Spine, ketiga, Clinical Fellowship Orthopaedic Oncology and Reconstruction, keempat, Clinical Fellowship Hand, Upper Limb and Microsurgery”, ungkap Dr. dr. Romaniyanto, Sp.OT(K), Spine, MARS.
Pembukaan penerimaan clinical fellowship, dihadiri oleh 13 Rumah Sakit peserta didik yang melalui zoom meeting, Ketua Kolegium Orthopedi dan Traumatologi, Ketua Program Studi, Dokter Pendidik Klinis RSPPU, Ketua Departemen, dan Ka. Timker RSO Soeharso Surakarta.
Dr.dr.Yudha Mathan Sakti,SpOT(K), selaku Ketua Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi melalui zoom meeting menyampaikan terima kasih Direksi Rumah Sakit Orthopedis, Soeharso Surakarta, para Direktur Rumah Sakit Jejaring serta para peserta Pendidikan Clinical Fellowship. Mewakili Kolegium Orthopedi dan Traumatologi Indonesia.
Pertama-tama, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama Dr. dr. Romaniyanto, Sp.OT(K), Spine, MARS dan segenap pendidik, staff tenaga pendidik di Rumah Sakit Soeharso Surakarta, dimana pada kesempatan ini, kita betul-betul melihat upaya RSO Soeharso Surakarta dalam memajukan pendidikan untuk pelayanan orthopedi yang terus maju sampai dengan pendalaman pelayanannya.
Dimana pendalaman pendidikan di Orthopedi, setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, ada dua bentuk pendidikan, yaitu pendalaman pendidikan melalui pendidikan clinical fellowship, dan pendalaman pendidikan melalui pendidikan spesialis. Dimana RSO Soeharso Surakarta betul-betul aktif mendukung semua bentuk pendidikan, mulai dari pendidikan spesialis orthopedi, dan pada saat ini membuka wahana utama, sebagai tempat pendidikan clinical fellowship, jelas beliau.
Terakhir, kami mendorong mudah-mudahan RSO Soeharso Surakarta bisa menjadi contoh role model dalam membimbing rumah sakit - rumah sakit yang lainnya agar dapat mencontoh dan menjadi rumah sakit wahana pendidikan utama , pendidikan orthopedi dan traumatology secara khusus.