Rabu, 07 Januari 2026 11:04 WIB

RSUP Dr M Djamil dan RS Awal Bros Group Jajaki Kerja Sama Pengembangan Layanan Transplantasi Ginjal

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
35

Padang (6/1) - RSUP Dr. M. Djamil terus memperkuat perannya sebagai pionir layanan kesehatan di Indonesia Barat. Pada Selasa (6/1), rumah sakit milik Kementerian Kesehatan ini menerima kunjungan dari manajemen RS Awal Bros Group dalam rangka studi banding dan penjajakan kerja sama pengembangan layanan transplantasi ginjal. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Direktur Utama tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring rumah sakit dalam menangani kasus penyakit ginjal kronis di tanah air.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua bersama Direktur Medik dan Keperawatan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), menyambut rombongan yang dipimpin oleh Direktur RS Awal Bros Group, dr. Widya Putri, MARS dan tim transplantasi ginjal RS Awal Bros. Turut dihadiri tim Transplantasi Ginjal RSUP Dr. M. Djamil dan tim Transplantasi Ginjal RS Awal Bros Group.

Dalam pertemuan tersebut, Dovy menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap rencana RS Awal Bros untuk mengembangkan layanan transplantasi ginjal. Hal ini mengingat kebutuhan masyarakat akan layanan ini terus meningkat secara signifikan.

"Unit Transplantasi Ginjal RSUP Dr. M. Djamil sendiri merupakan salah satu pusat unggulan di luar Pulau Jawa yang telah mampu melakukan tindakan transplantasi secara rutin dan mandiri. Keberhasilan ini tercermin dari jadwal tindakan yang dilakukan secara konsisten sebanyak dua kali dalam sebulan," ungkapnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 34 pasien telah berhasil menjalani prosedur transplantasi ginjal di rumah sakit ini, sebuah pencapaian yang memperkokoh posisi M. Djamil sebagai rujukan utama di wilayah Sumatera. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh manajemen yang menyediakan ekosistem pendukung secara komprehensif, mulai dari sarana prasarana laboratorium mutakhir, fasilitas radiologi, kamar operasi khusus, hingga ketersediaan bank darah yang memadai.

"Selain itu, manajemen juga menerapkan kebijakan "jalur tol" atau jalur khusus yang memudahkan koordinasi administratif dan operasional guna mendukung kelancaran setiap prosedur transplantasi," ungkap Dirut.

Ia menegaskan sinergi ini didukung oleh tim transplantasi ginjal yang solid dengan kemampuan respons cepat terhadap kondisi pasien. "Termasuk akses komunikasi langsung kepada Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) untuk konsultasi pra dan pascatindakan," ucapnya.

Sementara itu, Direktur RS Awal Bros Group, dr. Widya Putri, MARS, menyatakan kunjungan ini merupakan langkah bagi RS Awal Bros untuk belajar dari pengalaman sukses RSUP Dr. M. Djamil. "Melalui kolaborasi ini, RS Awal Bros dapat bergabung dalam jejaring rumah sakit penyelenggara transplantasi ginjal yang andal, guna memberikan harapan baru bagi pasien gagal ginjal di jaringan rumah sakit ini," harapnya.(*)