Selasa, 13 Januari 2026 09:37 WIB

Merajut Akar Mengukir Masa Depan Napak Tilas YPAC Nasional di RSO Prof Dr Soeharso Surakarta

Responsive image
Humas - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta
14

Sukoharjo (12/01) – Pengurus dan pembina YPAC Nasional melakukan kunjungan napak tilas Prof Dr.R Soeharso ke Rumah Sakit Orthopedi (RSO) Prof. Dr. Soeharso. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah refleksi atas visi kemanusiaan Prof. Dr. Soeharso yang telah meletakkan fondasi rehabilitasi bagi penyandang disabilitas di Indonesia sejak dekade 1950-an. Menjaga Api Perjuangan Prof. Soeharso

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSO Soeharso, Dr.dr. Romaniyanto, SpOT(K), Spine MARS menegaskan bahwa identitas RSO Soeharso tidak dapat dipisahkan dari sosok Prof. Dr. R. Soeharso dan yayasan yang beliau dirikan. Dari sebuah Rehabilitation Center (RC), kini RSO Soeharso telah bertransformasi menjadi pusat unggulan orthopedi nasional dengan 5 sub-spesialisasi yang mumpuni.

"Sejarah kami adalah sejarah pengabdian. Saat ini, RSO sedang bertransformasi pesat sebagai RS pengampu jejaring nasional di bidang ortopedi. RSO Soeharso juga ditetapkan sebagai RSPPU Program Studi Ilmu Orthopaedi. Kaitan antara keberadaan YPAC dengan salah satu pelayanan unggulan kami yaitu pediatrik orthopedi sangat erat kaitannya dengan misi YPAC," ujar Romaniyanto. Beliau juga memaparkan rencana besar pembangunan master plan rumah sakit tahun depan, pengembangan Soeharso Spine Center, serta Soeharso Orthopaedic Journal untuk membawa nama RSO Soeharso ke kancah internasional.

Pembina YPAC Nasional Ibu Dra. Imbari Kusuma Sembada, mengingatkan kembali bahwa semangat yang dibawa sejak tahun 1953 adalah semangat untuk menjaga kesejahteraan anak-anak disabilitas. Dengan 19 cabang di seluruh Indonesia dan rencana ekspansi ke Kalimantan, YPAC terus berkomitmen menjadikan pengabdian ini sebagai ibadah “Pengabdian Tanpa Batas”, jelasnya. "YPAC telah diakui dalam arsip nasional sebagai penjaga warisan pemikiran Prof. Soeharso. Kami hadir untuk memastikan anak-anak disabilitas mendapatkan hak dan kesejahteraan yang berkelanjutan," tegasnya.

Diakhir kunjungan ini, menandai babak baru kolaborasi antara kedua institusi. Poin-poin penting dalam transformasi masa depan meliputi :

  • Penguatan Pelayanan Orthotik Prostetik (OP) sebagai rujukan tingkat nasional.
  • Pengembangan Pendidikan melalui program fellowship dan pembukaan prodi Rehabilitasi Medik.
  • Branding Global melalui riset dan pelayanan medis yang melampaui batas negara.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam doa dan kerja nyata, memastikan bahwa "semangat Soeharso" tetap hidup dalam setiap tindakan medis dan pendampingan sosial bagi masyarakat.