Padang - Manajemen RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan pegawai melalui penguatan peran koperasi di lingkungan rumah sakit. Hal ini ditegaskan dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar oleh Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia (KKPRI) RSUP Dr. M. Djamil pada Jumat, 13 Februari 2026. Bertempat di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, RAT ini menjadi momentum untuk mensinergikan visi pembangunan rumah sakit dengan kesejahteraan kolektif seluruh anggotanya.
"Pelaksanaan RAT ini memiliki urgensi yang sangat tinggi bagi keberlangsungan organisasi. Selain berfungsi sebagai wadah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus selama setahun terakhir, forum ini juga dirancang untuk memetakan langkah strategis yang harus diambil menyongsong tahun 2026," kata Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil sekaligus Pembina KKPRI, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.
Tampak hadir jajaran direksi dan manajemen RSUP Dr. M. Djamil, Ketua Pusat Koperasi Pegawai RI (PKPRI) Sumatera Barat, Hadi Suryadi, dan Pejabat Pengawas Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Apriandi, S.Kom, Ketua KKPRI RSUP Dr. M. Djamil, Ns. Ema Julita, S.Kep, MARS, FISQua.
Pada kesempatan itu, Pejabat Pengawas Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Apriandi, S.Kom menyerahkan piagam penghargaan kepada KKPRI RSUP Dr. M. Djamil atas Komitmen dam Konsisten Melaksanakan RAT ke Pembina KKPRI, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua. Dan Sertifikat KKPRI RSUP Dr. M. Djamil Dinilai Cukup Sehat ke Ketua KKPRI RSUP Dr. M. Djamil, Ns. Ema Julita, S.Kep, MARS, FISQua.
Ia mengatakan inovasi layanan dan penguatan unit usaha harus menjadi prioritas utama guna menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Masukan dari para anggota menjadi poin penting yang dicatat oleh pengurus untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan bersama.
"Sinergi antara manajemen rumah sakit dan pengurus koperasi diharapkan terus terjaga agar KKPRI tidak hanya sekadar menjadi penyedia layanan simpan pinjam, namun menjadi pilar ekonomi yang tangguh bagi seluruh civitas hospitalia," ucapnya.
Dovy berharap melalui proses diskusi dan penerimaan masukan dari anggota secara langsung, KKPRI RSUP Dr. M. Djamil dapat bertransformasi menjadi salah satu koperasi terbaik yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. "Semboyan bahwa kemajuan koperasi akan berbanding lurus dengan kemajuan RSUP Dr. M. Djamil secara keseluruhan," tuturnya.
Pejabat Pengawas Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Apriandi, S.Kom, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kedisiplinan KKPRI RSUP Dr. M. Djamil dalam menjalankan tata kelola organisasi yang sehat.
"Penyerahan piagam penghargaan dan sertifikat predikat 'Cukup Sehat' hari ini bukanlah sekadar formalitas. Ini adalah bukti nyata bahwa KKPRI RSUP Dr. M. Djamil memiliki komitmen tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas. Melaksanakan RAT tepat waktu di awal tahun adalah indikator utama bahwa koperasi ini dikelola oleh pengurus yang profesional dan berorientasi pada kepentingan anggota," ujar Apriandi.
Ia juga menekankan pentingnya koperasi untuk terus bertransformasi di era digital agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota yang semakin dinamis. "Kami berharap KKPRI tidak cepat berpuas diri. Predikat sehat yang diraih harus dipertahankan dengan terus memperkuat sistem pengendalian internal dan inovasi layanan. Koperasi yang kuat adalah koperasi yang mampu menyeimbangkan antara fungsi sosial dan fungsi bisnis secara berkelanjutan," tambahnya.***