Senin, 23 Februari 2026 11:34 WIB

Revolusi Jantung di Sumatera RSUP Dr M Djamil Boyong Teknologi PFA untuk Pasien

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
28

Padang - RSUP Dr. M. Djamil melakukan lompatan besar dalam dunia medis dengan memperkenalkan teknologi Pulsed Field Ablation (PFA). Inovasi mutakhir ini diproyeksikan menjadi standar baru penanganan aritmia (gangguan irama jantung) di wilayah Sumatera, menjanjikan prosedur yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi ribuan pasien.?

Dalam pemaparan layanan yang digelar Jumat, 20 Februari 2026, Kepala Departemen Kardiovaskuler RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Tommy Daindes, Sp.JP, Subsp.Ar (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, mengungkapkan kehadiran PFA sangat mendesak. Data menunjukkan kasus Atrial Fibrilasi (AF) di Sumatera Barat mencapai sekitar 59 ribu kasus atau 1% dari populasi.

?Selama ini, layanan ablasi khusus untuk AF belum tersedia secara optimal di wilayah tersebut. PFA hadir sebagai solusi strategis untuk mengisi celah pelayanan medis yang selama ini menjadi tantangan besar bagi tim medis kardiologi.

Berbeda dengan metode seperti radiofrequency ablation (energi panas) atau cryoballoon ablation (energi beku), PFA menawarkan keunggulan dari sisi waktu dan keselamatan pasien. Dalam segi ?efisiensi waktu, jika prosedur lama memakan waktu 2 hingga 6 jam, teknologi PFA mampu menuntaskan tindakan dalam kurang dari satu jam. Kecepatan ini memungkinkan rumah sakit menangani volume pasien yang jauh lebih banyak setiap harinya, mengurangi daftar tunggu operasi.

Dari segi keamanan pasien, PFA memiliki tingkat kekambuhan (recurrence) yang lebih rendah serta risiko komplikasi pasca-tindakan yang minimal karena sifat energinya yang sangat spesifik menyasar sel jantung yang bermasalah tanpa merusak jaringan sekitar.??

Meski tergolong teknologi “high-tech” yang baru masuk ke Indonesia setahun terakhir, RSUP Dr. M. Djamil memastikan akses ini tidak hanya milik kalangan tertentu. Pada tahap awal implementasi, prosedur PFA akan difokuskan untuk melayani pasien JKN (BPJS Kesehatan).?

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menegaskan dukungan penuh manajemen terhadap inovasi ini. ?”Dengan PFA, kami menargetkan diri menjadi pemimpin (leader) di Sumatera dalam penanganan aritmia. Ini bukti bahwa rumah sakit kemenkes di daerah memiliki kualitas dan daya saing yang setara dengan fasilitas kesehatan terbaik lainnya,” ujar Dr. Dovy didampingi Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat rujukan kesehatan utama di Sumatera yang terus bertransformasi menuju standar pelayanan kelas dunia. “Kami ingin membuktikan bahwa masyarakat tidak perlu lagi merasa cemas atau jauh-jauh pergi ke ibu kota, apalagi ke luar negeri, hanya untuk mendapatkan hak atas teknologi kesehatan terbaik,” ujar Dr. Dovy.***