Jakarta - Dalam upaya mendukung kebijakan nasional pengembangan layanan bedah minimal invasif, RSUP Dr. M. Djamil terus memperkuat fungsinya sebagai rumah sakit rujukan nasional sekaligus pusat pengampuan (center of excellence) endolaparoskopi. Peran ini tidak hanya dijalankan melalui layanan klinis, tetapi juga melalui kontribusi aktif dalam perumusan kebijakan dan strategi nasional. Hal ini diwujudkan melalui keterlibatan langsung jajaran pimpinan rumah sakit dalam audiensi instruktur nasional endolaparoskopi yang berlangsung di Kementerian Kesehatan RI pada Selasa, 28 April 2026, bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Sebagai pusat pengampuan nasional, RSUP Dr. M. Djamil mengemban tanggung jawab lintas daerah, yaitu membina, mendampingi, dan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan lain dalam menyelenggarakan layanan endolaparoskopi yang aman, efektif, dan berstandar nasional. Dalam audiensi tersebut, RSUP Dr. M. Djamil turut serta merumuskan arah kebijakan yang mencakup standarisasi pelatihan tenaga medis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan jejaring layanan antar rumah sakit pengampu dan rumah sakit jejaringnya. Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit dalam forum tersebut merupakan wujud komitmen untuk memastikan transfer pengetahuan dan teknologi berjalan sistematis dan berkelanjutan.
RSUP Dr. M. Djamil memandang bahwa pengembangan endolaparoskopi merupakan bagian dari solusi pemerataan layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia. Melalui peran sebagai pusat pengampuan, rumah sakit ini tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam institusi, tetapi juga pada upaya menekan angka rujukan ke luar daerah dengan mendorong kemandirian layanan di tingkat regional. Dukungan terhadap kebijakan nasional ini juga diwujudkan dalam bentuk penyiapan infrastruktur pelatihan, peningkatan kapasitas instruktur, serta pendampingan teknis secara berkelanjutan kepada rumah sakit jejaring.
Dengan sinergi antara Kementerian Kesehatan, RSUP Dr. M. Djamil, dan berbagai rumah sakit pendidikan lainnya, program pengampuan nasional endolaparoskopi diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat terhadap layanan bedah minimal invasif yang memiliki banyak manfaat, seperti luka operasi lebih kecil, risiko infeksi rendah, dan waktu pemulihan lebih cepat. RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas tenaga medis dan fasilitas penunjang, sehingga standar pelayanan yang diberikan tidak hanya unggul, tetapi juga konsisten, berkelanjutan, dan merata di seluruh jejaring nasional. ***