Rabu, 03 Juni 2026 17:18 WIB

Perkuat Layanan Stroke RSUP dr Kariadi Jalin Kerjasama dengan Beijing Anzhen Hospital Capital Medical University

Responsive image
Humas - RSUP dr. Kariadi Semarang
14

Semarang - RSUP Dr. Kariadi Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan layanan kesehatan berstandar internasional melalui partisipasinya dalam peluncuran program Project on the Standardized Promotion of Mechanical Thrombectomy for Acute Large-Vessel Occlusion Ischemic Stroke and the Demonstration of Stroke Center Network Development in Belt and Road Partner Countries yang diselenggarakan di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.

Dalam kegiatan tersebut, RSUP Dr. Kariadi diwakili oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian, Sri Utami, SKM, MARS, bersama dr. Krisna Tsaniadi Prihastomo, Sp.BS dan dr. Bagus Dermawan, Sp.N. Kehadiran delegasi RSUP Dr. Kariadi menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional dalam pengembangan layanan stroke, khususnya penanganan stroke iskemik akut melalui prosedur mechanical thrombectomy yang saat ini menjadi salah satu terapi unggulan dalam tata laksana stroke modern.

Program yang melibatkan sejumlah negara mitra Belt and Road Initiative tersebut bertujuan untuk mendorong standarisasi layanan mechanical thrombectomy pada pasien stroke iskemik akut akibat sumbatan pembuluh darah besar (large-vessel occlusion), sekaligus memperkuat pengembangan jejaring pusat layanan stroke (stroke center network) di berbagai negara peserta.

Dalam sambutannya, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. Kariadi, Sri Utami, SKM, MARS, menegaskan bahwa RSUP Dr. Kariadi memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas layanan stroke melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia dan kolaborasi internasional.

“RSUP Dr. Kariadi berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan stroke yang komprehensif dan berstandar internasional. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah memastikan tersedianya tenaga kesehatan yang kompeten melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan di institusi-institusi terkemuka dunia,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang neurologi dan bedah saraf menuntut adanya peningkatan kapasitas tenaga medis secara berkelanjutan agar pelayanan yang diberikan kepada pasien dapat semakin optimal dan sesuai dengan perkembangan praktik kedokteran modern.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, dr. Irene, yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kolaborasi antar institusi kesehatan lintas negara memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis terkini.

Menurutnya, kerja sama internasional di bidang kesehatan tidak hanya membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat hubungan antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan global.

Partisipasi RSUP Dr. Kariadi dalam program internasional ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan nasional yang terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi. Melalui kolaborasi global dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, RSUP Dr. Kariadi berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan stroke sehingga mampu memberikan hasil klinis yang lebih baik bagi pasien di Indonesia. ***