Senin, 01 Juni 2026 00:09 WIB

RSAB Harapan Kita Gelar Rangkaian Idul Adha 1447 H

Responsive image
Humas - RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta
26

Jakarta - Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita bersama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita menyelenggarakan rangkaian ibadah dan pemotongan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum bagi seluruh civitas hospitalia untuk memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Idul Adha berjamaah di Lapangan Utama rumah sakit. Bertindak sebagai khatib, Guz Reza Muhammad Syarief menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi berkurban yang sesungguhnya. Beliau mengingatkan jamaah bahwa ibadah ini bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan menyembelih keburukan di dalam diri manusia.

"Pisau kurban paling tajam bukannya yang memotong hewan, tetapi yang mampu memotong ego kita, kesombongan kita, nafsu kita, dan kerakusan kita," tegas Gus Reza dalam khutbahnya. Beliau juga menambahkan bahwa yang terpenting dari ibadah ini adalah ketakwaan yang sampai kepada Allah.

Pada Idul Adha tahun ini, panitia di lingkungan RSAB Harapan Kita menyembelih sebanyak 12 ekor sapi dan 16 ekor kambing. Wakil Ketua Panitia Qurban, Munawar, S.T., memastikan bahwa amanah dari para pekurban akan didistribusikan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar rumah sakit.

Daging kurban didistribusikan kepada tenaga pendukung operasional rumah sakit, seperti tenaga outsourcing, petugas kebersihan (cleaning service), petugas keamanan (security), hingga pengemudi bus jemputan. Selain itu, panitia juga memiliki program khusus yang menyentuh langsung aspek pelayanan empati kepada pasien. "Kita akan masak juga sebagian dan akan kita bagikan keluarga pasien yang menunggu, menunggu pasien yang sedang dirawat, baik itu di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita maupun di RSAB Harapan Kita," lapor Munawar.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran direksi kedua rumah sakit. Hadir langsung dalam acara tersebut Direktur Perencanaan dan Keuangan RSAB Harapan Kita, Nola Juasnita, SE, serta Direktur Layanan Operasional RSJPD Harapan Kita, Dr. Haruddin S. ST, M.Kes, QRMA, QHIA.

Dalam sambutannya, Nola Juasnita menekankan relevansi nilai-nilai kurban dengan tugas harian tenaga medis dan staf rumah sakit. "Pelayanan kesehatan bukanlah sekadar profesi atau pekerjaan administratif belaka, melainkan sebuah bentuk pengabdian dan ibadah," ujarnya. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat gotong royong. "Mari kita tingkatkan rasa kepedulian, empati, dan gotong royong... agar kita dapat terus memberikan pelayanan yang prima, yang aman, dan yang penuh dengan kasih sayang bagi masyarakat," tambahnya.

Kelancaran acara pemotongan dan pendistribusian ini juga tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak. Dr. Haruddin mewakili jajaran direksi menyampaikan apresiasi tingginya kepada seluruh panitia ROHIS yang telah bekerja keras menyelenggarakan ibadah kurban ini. Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada aparat kewilayahan yang turut memastikan ketertiban acara. "Terima kasih banyak kepada Bapak aparat keamanan, Bapak Babinsa, dan tadi juga ada dari pihak kepolisian... sudah mendampingi kami dalam proses ini, mengawal prosesnya," tutup Dr. Haruddin.

Melalui pelaksanaan Idul Adha 1447 H ini, RSAB Harapan Kita dan RSJPD Harapan Kita berharap semangat pengorbanan dan kepedulian antar sesama dapat terus hidup dan menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Indonesia. ***