Bukittinggi – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah, RS Otak Dr. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi menggelar kegiatan donor darah yang dirangkaikan dengan dialog edukasi NGOBRAS (Ngobrol Asyik) di halaman depan RSOMH, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen RSOMH dalam mendukung aksi kemanusiaan sekaligus menjalankan perannya sebagai media komunikasi publik melalui penyampaian edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Bekerja sama dengan PMI Kota Bukittinggi, kegiatan donor darah diikuti oleh pegawai, keluarga pasien, pengunjung rumah sakit, serta masyarakat umum. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, kegiatan ini juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, RSOMH menghadirkan NGOBRAS (Ngobrol Asyik) dengan tema "Setetes Darah, Sejuta Harapan". Dialog edukasi tersebut menghadirkan dr. Eugeny Alia, Sp.PK dari PMI Kota Bukittinggi sebagai narasumber yang membahas pentingnya donor darah, manfaat bagi pendonor maupun penerima, persyaratan menjadi pendonor, hingga meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat.
Dalam pemaparannya, dr. Eugeny menjelaskan bahwa donor darah merupakan tindakan kemanusiaan yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi darah. Ia juga menegaskan bahwa setiap calon pendonor akan melalui serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak mendonorkan darahnya. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesehatan, baik bagi pendonor maupun penerima darah.
Tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan donor darah menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama masih tumbuh dengan baik. Melalui edukasi yang disampaikan dalam NGOBRAS, masyarakat juga diharapkan semakin memahami bahwa donor darah merupakan kegiatan yang aman, bermanfaat, serta dapat dilakukan secara rutin oleh individu yang memenuhi persyaratan kesehatan.
RSOMH Bukittinggi berharap kegiatan donor darah dan dialog edukasi ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kolaborasi dengan PMI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Semangat berbagi melalui setetes darah diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi pasien yang membutuhkan serta memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.***