Selasa, 14 Juli 2026 18:05 WIB

Audit Klinis TBC RO Fasyankes Oleh Dinas Kesehatan DIY

Responsive image
Humas - RSUP dr. Sardjito Yogyakarta
85

Yogyakarta - Tatalaksana Pengendalian TB Resistan Obat (TB RO) telah dilaksanakan di Indonesia sejak tahun 2009. Tahun 2024 tatalaksana pasien TBC RO di Indonesia mengalami perubahan signifikan terutama dari regimen pengobatan yang diberikan. Sebagian besar pasien mendapatkan regimen jangka pendek 6 bulan yang memberikan benefit baik untuk pasien maupun tenaga kesehatan yang merawatnya.

Keberhasilan pengobatan saat ini belum mencapai target, meskipun ada kenaikkan dibanding tahun 2025. Yang menjadi penyebab belum tercapainya TSR karena gagal dan meninggal. Untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan serta peningkatan kualitas kayanan diperlukan kegiatan audit klinis.

Audit klinis adalah proses review pengobatan secara klinis untuk melakukan evaluasi terhadap respon pengobatan pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk identifikasi dini berbagai masalah klinis, maupun program, sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut secara tepat waktu.

Direktur Medik dan Keperawatan RS Sardjito, Dr. dr. Affan Priambodo Permana, Sp.B.S (K), Subsp.N-Vas menerima rombongan Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dan Komunitas Siklus Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid selama satu hari dengan pemaparan yang dilanjutkan dengan diskusi komprehensif dengan Tim Ahli Klinis Eksternal Fasyankes. ***