Kamis, 16 Juli 2026 10:33 WIB

RSOMH Bukittinggi Terima Kunjungan Tim PERNEFRI Korwil Sumbar Riau Kepri untuk Penguatan Kesiapan Operasional Layanan Hemodialisis

Responsive image
Humas - RS Otak Dr.Drs.M. Hatta Bukittinggi
52

Bukittinggi – RS Otak DR. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi menerima kunjungan Tim Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Koordinator Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau dalam rangka memberikan bimbingan dan arahan terkait persiapan operasional layanan Hemodialisis (HD), Selasa, 14 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua PERNEFRI Korwil Sumbar, Riau, dan Kepri, Dr. dr. Harnavi Harun, Sp.PD-KGH, FINASIM, didampingi dr. Evelin Veronike, Sp.PD-KGH, dr. Garri Prima Decroli SpPD. Kehadiran tim PERNEFRI merupakan bagian dari upaya pendampingan agar layanan Hemodialisis yang akan dibuka RSOMH Bukittinggi dapat memenuhi standar pelayanan sesuai kaidah profesi.

Kegiatan diawali dengan diskusi bersama jajaran manajemen RSOMH Bukittinggi mengenai kesiapan pembukaan layanan Hemodialisis. Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Pelayanan Penunjang, Manajer Pelayanan Medik, Manajer Keperawatan, Manajer Pelayanan Penunjang, Kepala Instalasi Rawat Jalan, tim keperawatan Rawat Jalan yang nantinya akan mendukung operasional Unit Hemodialisis, teknisi internal Hemodialisa RSOMH Bukittinggi serta dr. Fifi Riassukma, Sp.PD, FINASIM selaku dokter penanggung jawab layanan Hemodialisis di RSOMH Bukittinggi

 

 

 

 

 

Selanjutnya, tim PERNEFRI bersama jajaran RSOMH melakukan telusur ke Unit Hemodialisis yang sedang dipersiapkan. Peninjauan dilakukan terhadap fasilitas pelayanan, tata letak ruangan, peralatan medis, alur pelayanan, serta kesiapan sumber daya manusia yang akan mendukung operasional layanan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Harnavi Harun, Sp.PD-KGH, FINASIM dan dr. Evelin Veronike, Sp.PD-KGH serta ?dr. Garri Prima Decroli SpPD memberikan berbagai masukan, bimbingan, dan arahan kepada tim RSOMH terkait hal-hal yang masih perlu dipersiapkan sebelum layanan Hemodialisis mulai beroperasi. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan membahas berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana, alur pelayanan, hingga pemenuhan standar pelayanan dan keselamatan pasien.

Masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi bagi RSOMH Bukittinggi untuk menyempurnakan seluruh persiapan sehingga layanan Hemodialisis nantinya dapat berjalan secara optimal, aman, dan sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, RSOMH Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan Hemodialisis yang berkualitas sebagai bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan. Dengan pendampingan dari PERNEFRI, diharapkan operasional layanan Hemodialisis RSOMH dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan terapi cuci darah di wilayah Sumatera Barat.***