Kamis, 23 Juli 2026 17:09 WIB

Tingkatkan Kapasitas SDM Kesehatan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Gelar Workshop Cathlab

Responsive image
KML - RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
92

Makassar - RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar menggelar kegiatan Workshop Cardiac Catheterization Laboratory (Cathlab) Pro pada Kamis 23 Juli 2026. Pelatihan berstandar nasional ini berlangsung di Ruang Rapat PCC Lt. 5 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam layanan kardiovaskular.

Kegiatan ini didukung penuh oleh PT Medtronic Indonesia dan diikuti oleh perwakilan perawat serta tenaga medis dari 10 rumah sakit yang memiliki layanan Cathlab di wilayah Sulawesi Selatan.

Ketua Penyelenggara Workshop, Dr. Maryunis, S.Kep., Ns., M.Kep menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga telah terintegrasi dengan sistem resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Perlu kami informasikan bahwa workshop ini diikuti oleh peserta dari berbagai rumah sakit di Sulawesi Selatan yang mempunyai layanan Cathlab. Kegiatan ini didaftarkan di LMS atau Plataran Sehat, sehingga para peserta nantinya bisa mendapatkan sertifikat resmi," ujar Maryunis dalam laporannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pihak industri kesehatan. "Terima kasih kepada Medtronic Indonesia yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Kami juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan," tambahnya.

Perwakilan PT Medtronic Indonesia, Eko Susanto, mengungkapkan alasannya memilih RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai pusat pelaksanaan workshop. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi pada edukasi dan pelatihan tenaga medis secara merata.

"Sesuai komitmen Medtronic, kita fokus pada edukasi dan training. Ini menjadi event pertama yang diadakan di luar RSJPD Harapan Kita Jakarta. Sebelumnya kami selalu menyelenggarakannya di sana, dan pertama kalinya dilakukan di luar Jakarta adalah di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo," jelas Eko.

Eko berharap pelatihan ini dapat memberikan penyegaran serta pemahaman mendalam mengenai basic cathlab ners bagi para peserta, sehingga mutu pelayanan kardiovaskular di daerah semakin meningkat.

Sementara itu, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Dr. dr. Nu’man AS Daud, Sp.PD, K-GEH, FINASIM menekankan pentingnya penguatan SDM dan penguasaan teknologi kesehatan sesuai dengan arah kebijakan Kemenkes.

"Masalah penyakit jantung merupakan salah satu prioritas utama layanan Kemenkes (KJSU). Workshop ini adalah bentuk komitmen kita untuk transformasi di bidang SDM, memperkuat penguasaan teknologi intervensi kardiovaskular, serta meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat," ujar Nu'man.

Ia menyoroti bahwa inovasi pelayanan kesehatan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya penyiapan kapasitas tenaga medis yang mumpuni.

"Dari 6 pilar program Kementerian Kesehatan, salah satu yang ditekankan adalah transformasi SDM dan penggunaan teknologi. Mau pelayanan apapun, kalau kita tidak mempersiapkan dan memperkuat SDM serta mengikuti perkembangan teknologi, tidak mungkin kita bisa memberikan layanan yang up to date. Dampaknya, pasien-pasien kita akan tetap berobat ke luar negeri," tegasnya.

Ke depannya, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo berkomitmen untuk memperluas jangkauan pelatihan ini agar dapat mencakup seluruh rumah sakit yang berada di bawah pengampuan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Pasca-pelatihan, para peserta diharapkan dapat memperkuat jejaring profesional serta langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pelayanan sehari-hari.***