Bukittinggi – RS Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi (RSOMH) kembali memperkuat kerja sama internasional dengan Monash Health Australia melalui kegiatan diskusi dan knowledge sharing terkait pengembangan layanan rehabilitasi stroke yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 22 Juli 2026 di Ruang Rapat Direksi RSOMH Bukittinggi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kolaborasi yang telah terjalin sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RSOMH Bukittinggi dan Monash Health pada November 2024. Kolaborasi tersebut terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pelayanan rehabilitasi stroke multidisiplin.
Dalam kesempatan tersebut, Associate Professor Jason Goh selaku Director of Medical Services sekaligus Co-Director Global Relations Office Monash Health menyampaikan apresiasi atas komitmen RSOMH Bukittinggi dalam menjaga keberlanjutan kerja sama. Ia berharap kolaborasi kedua institusi dapat terus diperkuat melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan mutu layanan rehabilitasi stroke.
Diskusi ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya pada 11 Maret 2026 yang membahas pengembangan layanan rehabilitasi medik. Pada kegiatan kali ini, tim Monash Health berbagi pengalaman mengenai sistem pelayanan rehabilitasi stroke multidisiplin, termasuk kolaborasi antarprofesi dalam mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh.
Selain sesi berbagi pengalaman, kegiatan juga diisi dengan clinical case sharing pasien rawat jalan stroke fase subakut di RSOMH Bukittinggi dengan fokus pada optimalisasi komunikasi dan fungsi tangan pasien pasca stroke.
Dalam pemaparan kasus tersebut, tim rehabilitasi RSOMH menyampaikan proses asesmen dan penanganan pasien melalui pendekatan multidisiplin. Program rehabilitasi yang diberikan meliputi okupasi terapi untuk meningkatkan fungsi tangan dan stabilitas sisi tubuh yang terdampak, terapi wicara untuk mendukung kemampuan komunikasi, serta program latihan mandiri di rumah (home program) untuk meningkatkan kemampuan mobilisasi.
Setelah menjalani program rehabilitasi selama kurang lebih satu setengah bulan, pasien menunjukkan perkembangan positif dengan peningkatan kemampuan fungsi tangan, komunikasi, dan mobilitas. Hal ini menjadi gambaran pentingnya rehabilitasi stroke yang berkelanjutan dalam mendukung proses pemulihan pasien.
Dari pihak Monash Health Australia, kegiatan ini dihadiri oleh Professor Jason Goh selaku Director of Medical Services, dr. Adam Mohd Idris selaku Service Director Aged Care, Rehabilitation and Community Services, serta Ms. Alicia James selaku Operations Director Allied Health Services.
Sementara dari RSOMH Bukittinggi, kegiatan dihadiri oleh Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang, Plt. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dokter spesialis Rehabilitasi Medik, serta tim Rehabilitasi Medik RSOMH Bukittinggi. Turut hadir Dr. Mulyoto Pangestu dan Dini Rahmadian dari Direktorat TKPK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, RSOMH Bukittinggi dan Monash Health berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan layanan rehabilitasi stroke melalui peningkatan kapasitas SDM, pertukaran pengetahuan, serta penerapan praktik berbasis bukti ilmiah.
Sinergi ini diharapkan mampu mendukung transformasi layanan kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi pasien melalui pelayanan rehabilitasi yang semakin komprehensif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.***