Kamis, 27 Agustus 2026 14:19 WIB

RS M Djamil Implementasikan Program Pengukuran Kebugaran ASN Kemenkes Cegah Faktor Risiko PTM di Lingkungan Kerja

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
44

Padang – Dalam rangka mendukung kebijakan Kementerian Kesehatan tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, RS M. Djamil melaksanakan Pengukuran Kebugaran Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Periode Triwulan III Tahun 2026, pada . Kegiatan yang berlangsung di lingkungan rumah sakit ini merupakan wujud nyata komitmen institusi pelayanan kesehatan dalam menginternalisasi budaya hidup sehat bagi seluruh pegawainya.

Pada hari pertama pelaksanaan, puluhan ASN dari berbagai unit kerja mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan yang bertempat di Jembatan Penghubung Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan dengan Laboratorium Sentral Lantai 2. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, serta pemeriksaan laboratorium kadar gula darah dan kolesterol.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi deteksi dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) yang sering kali muncul tanpa gejala.

“Kami ingin memastikan seluruh pegawai memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kondisi kesehatannya. Kesehatan pegawai adalah modal penting dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pemeriksaan ini adalah momentum untuk mengevaluasi diri dan segera menindaklanjuti apabila ditemukan faktor risiko,” ujar Dr. Dovy.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tuntutan pelayanan di rumah sakit tergolong tinggi. Oleh karena itu, menjaga kebugaran fisik menjadi keharusan agar pegawai mampu bekerja secara optimal. RS M. Djamil sebagai rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan tidak hanya bertanggung jawab atas pelayanan publik, tetapi juga dituntut untuk menjadi pelopor terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Kegiatan pengukuran kebugaran ASN secara berkala ini diharapkan dapat memperkuat budaya pencegahan serta meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pola hidup sehat di kalangan tenaga kesehatan dan penunjang medis. ***