Jumat, 09 Oktober 2026 10:01 WIB

RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan Yayasan Komunitas Pituitari Indonesia Gelar Pituitary Day 2026

RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan Yayasan Komunitas Pituitari Indonesia Gelar Pituitary Day 2026
AN - RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr.dr.Mahar Mardjono Jakarta 12 kali dilihat

Jakarta - Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) bekerja sama dengan Yayasan Komunitas Pituitari Indonesia dan Pokja Hipofisis PERKENI menyelenggarakan Pituitary Day: Seminar Tenaga Kesehatan dalam rangka memperingati Pituitary Awareness Month 2026, Sabtu, 3 Oktober 2026.. Kegiatan yang berlangsung di Gedung B RSPON ini mengangkat tema “Deteksi Dini, Diagnosis, dan Tata Laksana Kelainan Pituitari.”

Seminar ini diikuti oleh tenaga kesehatan dan menjadi forum ilmiah untuk memperkuat pemahaman mengenai kelainan pituitari, mulai dari deteksi dini, diagnosis, hingga tata laksana pasien. Sebagai seminar multidisiplin, kegiatan menghadirkan pakar dari berbagai bidang, meliputi Penyakit Dalam khususnya Endokrin, Neurologi, Bedah Saraf, THT-KL, Andrologi, Mata, Obstetri dan Ginekologi (Obsgyn), Onkologi Radiasi, Anestesi, serta Keperawatan.

Kelenjar pituitari merupakan organ yang berukuran kecil, namun memiliki peran besar dalam mengatur berbagai fungsi tubuh. Gangguan pada kelenjar ini dapat menimbulkan manifestasi yang beragam, mulai dari gangguan hormonal dan fungsi reproduksi, gangguan penglihatan, hingga keluhan neurologis. Gejala yang berkembang secara perlahan sering kali tidak disadari, sehingga deteksi dini menjadi penting untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan risiko komplikasi.

Di RSPON Mahar Mardjono Jakarta, dalam rentang tahun 2020–2026 (September) terdapat 380 kasus Pituitary Neuroendocrine Tumor (PitNET). Data tersebut menunjukkan bahwa kelainan pituitari membutuhkan perhatian dan penanganan yang terintegrasi. Kompleksitas kasus juga membuat kolaborasi lintas disiplin menjadi bagian penting dalam proses diagnosis dan tata laksana pasien.

Melalui Pituitary Day: Seminar for Practitioners, RSPON Mahar Mardjono Jakarta, Yayasan Komunitas Pituitari Indonesia  dan Pokja Hipofisis PERKENI menghadirkan ruang bagi tenaga kesehatan untuk memperkuat pengetahuan dan kompetensi, menyamakan pemahaman, serta berbagi pengalaman dalam menangani kasus kelainan pituitari. Materi yang dibahas mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan pengenalan kondisi, pemeriksaan dan diagnosis, hingga pilihan penatalaksanaan berdasarkan kondisi pasien.

Keterlibatan berbagai disiplin dalam seminar ini juga mencerminkan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam pelayanan pituitari. Gangguan pada kelenjar pituitari dapat berdampak pada berbagai sistem tubuh, sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi antara tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.

Selain menjadi forum pengembangan kompetensi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara RSPON Mahar Mardjono Jakarta dengan Yayasan Komunitas Pituitari Indonesia dan  Pokja Hipofisis PERKENI. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan perhatian dan kesadaran mengenai kesehatan pituitari, sekaligus memperluas jejaring dalam mendukung pelayanan bagi pasien dengan kelainan pituitari.

Sebagai rumah sakit rujukan nasional di bidang otak dan persarafan, RSPON Mahar Mardjono Jakarta tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. Penyelenggaraan Pituitary Day 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut melalui forum ilmiah yang mempertemukan berbagai disiplin dalam satu pembahasan.

Melalui rangkaian Pituitary Awareness Month 2026, RSPON Mahar Mardjono Jakarta berharap kesadaran mengenai kelainan pituitari semakin luas dan kolaborasi antartenaga kesehatan semakin kuat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung deteksi dini, diagnosis yang tepat, serta penatalaksanaan pasien secara komprehensif dan terintegrasi. ***