Agam (09/12) - RSUP Dr. M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan, memperkuat respons terhadap dampak bencana alam di Kabupaten Agam. Rumah sakit ini akan menerjunkan Tim 3 yang dilengkapi dengan dokter spesialis bedah untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih komprehensif bagi korban terdampak bencana dan para relawan di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
Tim 3 yang bertugas selama tiga hari ke depan akan menjadi tim yang lebih lengkap. Ketua Tim Bencana RSUP Dr. M. Djamil yang juga menjabat sebagai Ketua Komite K3RS, Katherina Welong, SKM, MARS, menjelaskan keputusan untuk menyertakan dokter spesialis bedah didasarkan pada hasil asesmen kebutuhan lapangan.
"Mulai besok hingga tiga hari ke depan, RSUP Dr. M. Djamil akan menurunkan Tim 3. Dalam tim ini akan turut bergabung dokter spesialis bedah selain dokter spesialis penyakit dalam, anak, dan kulit, serta perawat dan farmasi," jelas Katherina Welong.
Langkah ini diambil mengingat potensi penanganan luka yang lebih kompleks di lokasi bencana. "Pihak rumah sakit telah menyiapkan instrumen set bedah minor untuk memungkinkan penanganan kasus-kasus seperti perawatan luka terbuka, tindakan debridement, atau prosedur bedah kecil lainnya dapat dilakukan secara cepat dan efektif di posko," ungkapnya.
Sebelumnya, pada hari Senin (8/12), Tim 2 tenaga kesehatan dari RSUP Dr. M. Djamil telah aktif memberikan pelayanan di tiga posko utama, yakni di Puskesmas Koto Alam, Posko SDN 05 Kayu Pasak, dan Posko Gumarang.
Layanan kesehatan yang diberikan pada hari ini telah melayani lebih dari seratus pasien di ketiga posko tersebut. Data menunjukkan keluhan pasien yang dominan meliputi hipertensi, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), Sindrom dispepsia pada pasien anak, kebutuhan perawatan luka dan masalah kulit dan ditemukan juga kasus TB Paru anak.
Tingginya angka keluhan ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan pemeriksaan medis, terutama untuk kondisi yang rentan terjadi di lokasi pengungsian dan memerlukan tindak lanjut dari tenaga kesehatan spesialis.
"Melalui upaya berkelanjutan ini, RSUP Dr. M. Djamil memastikan respons kesehatan di lokasi bencana terus ditingkatkan kualitasnya, dengan penambahan layanan spesialis untuk memberikan penanganan yang optimal bagi masyarakat terdampak dan para relawan," tegas Katherina Welong.(*)