Selasa, 20 Januari 2026 12:17 WIB

RSUP Dr M Djamil Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional Perkuat Disiplin dan Jiwa Korpri

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
6

Padang (19/01) - RSUP Dr. M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat rasa nasionalisme dan kedisiplinan pegawai melalui penyelenggaraan upacara Hari Kesadaran Nasional. Upacara bendera rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya ini berlangsung dengan khidmat di halaman Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan. Momentum ini menjadi wadah penting bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk sejenak berhenti dari rutinitas pelayanan medis guna merefleksikan nilai-nilai kebangsaan dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara maupun pelayan publik.

Dalam kesempatan kali ini, Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUP Dr. M. Djamil, Luhur Joko Prasetyo, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di bawah cuaca pagi yang cerah, barisan pegawai yang terdiri dari tenaga medis, paramedis, hingga staf administrasi mengikuti rangkaian prosesi upacara dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan Pancasila dan Panca Prasetya Korpri. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah peserta upacara menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi dua arah dalam membangun budaya kerja yang solid di lingkungan rumah sakit rujukan utama tersebut.

Dalam amanatnya, Luhur Joko Prasetyo menekankan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar seremoni bulanan tanpa makna, melainkan sebuah pengingat akan jati diri setiap insan di RSUP Dr. M. Djamil sebagai abdi negara. "Setiap pegawai memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga integritas dan profesionalisme harus menjadi napas dalam setiap tindakan medis maupun administratif," ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran terus meningkatkan efisiensi kerja, terutama dalam pengelolaan perencanaan yang matang dan tata kelola keuangan yang transparan, demi mendukung visi rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang unggul dan kompetitif. "Kami mengajak seluruh sivitas hospitalia untuk tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada, melainkan harus terus berinovasi dalam mempermudah akses layanan bagi pasien," ajaknya. (*)