Kamis, 05 Februari 2026 16:57 WIB

RSO Soeharso Gelar Workshop Pemberkasan Arsip Aktif Tahun 2026

Responsive image
Humas - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta
88

Sukoharjo - RSO Soeharso Surakarta menyelenggarakan Workshop Pemberkasan Arsip Aktif Tahun 2026 pada Rabu 4 Februari 2026 di Ruang Auditorium Lantai 3Β RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kearsipan serta mendukung pencapaian Indikator Kinerja Kearsipan Kementerian Kesehatan periode 2025–2029.

Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Layanan Operasional RSO Soeharso, Ns. Ahmad Riza’i, S.Kep., MARS. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para arsiparis dan pengelola arsip atas kerja keras yang telah membawa RSO Soeharso meraih sejumlah penghargaan. Prestasi tersebut antara lain peringkat pertama sebagai Unit Kerja dengan Nilai Tingkat Digitalisasi Arsip Kategori Sangat Memuaskan tahun 2025, peringkat ketiga Unit Pengolah dengan nilai 99,50 kategori Sangat Memuaskan dalam Indikator Kinerja Kearsipan, serta peringkat ketiga Unit Kerja Terbaik dalam Pemanfaatan Aplikasi Srikandi tahun 2025.

Kegiatan yang diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari arsiparis dan pengelola arsip ini menghadirkan beberapa pemateri. Asis Muslimin, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Manajer TURT memaparkan Indikator Kinerja Kearsipan Kementerian Kesehatan Tahun 2025–2029. Sunarno, S.Sos selaku Asisten Manajer TURT menyampaikan Program Kearsipan RSO Tahun 2026.

Narasumber utama, Tutik Sulestari, SKM., M.M selaku Arsiparis Ahli Muda RSO Soeharso, memberikan materi sekaligus memandu praktik teknis. Materi yang disampaikan meliputi refleksi penyelenggaraan kearsipan tahun 2025, Kamus Indikator Kinerja Unit Digitalisasi Arsip, pengenalan Aplikasi e-Arsip atau Soeharso Digital Archive Versi 2, serta fitur baru Aplikasi Srikandi Versi 3. Peserta juga melakukan praktik langsung pemberkasan arsip aktif pada Aplikasi Srikandi dan praktik unggah SOP-AP pada Aplikasi e-Arsip.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh arsiparis dan pengelola arsip RSO Soeharso semakin memahami dan mampu mengimplementasikan pemberkasan arsip aktif secara tertib, sistematis, dan berbasis digital sesuai dengan ketentuan kearsipan nasional.***