Jakarta - Dalam peringatan World Cancer Day 2026 bertema Indonesia Satu Melawan Kanker, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kanker merupakan penyakit yang dapat disembuhkan asalkan terdeteksi sejak dini. Kegiatan yang diselenggarakan atas inisiasi Rumah Sakit Kanker Dharmais ini berlangsung di South Quarter Dome Jakarta Selatan pada Rabu, 4 Februari 2026. Dalam acara tersebut Menkes didampingi oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr Azhar Jaya SH SKM MARS, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, serta jajaran Direksi RS Kanker Dharmais.
Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pesan bahwa masyarakat tidak perlu takut berlebihan terhadap kanker karena teknologi medis kini mampu menyembuhkannya. Kunci utamanya adalah deteksi dini melalui skrining rutin sehingga penyakit dapat ditemukan pada stadium awal. Ia mengibaratkan kesembuhan kanker seperti penyakit umum lainnya apabila ditemukan dan ditangani dengan cepat dan tepat.
Menkes mengungkapkan data yang memprihatinkan dimana setiap dua menit satu orang di Indonesia meninggal akibat kanker. Angka kematian yang tinggi ini banyak disebabkan oleh keterlambatan diagnosis, sehingga banyak pasien baru memeriksakan diri saat kanker sudah memasuki stadium lanjut. Untuk mengatasi hal ini pemerintah mendorong pemanfaatan fasilitas kesehatan untuk skrining.
Pemerintah telah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis yang merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan deteksi dini. Program ini menyasar sekitar 40 juta wanita di atas usia 30 tahun untuk skrining kanker payudara yang merupakan pembunuh nomor satu bagi perempuan di Indonesia. Hingga saat ini baru sekitar 4 juta orang yang telah memanfaatkan program tersebut.
Kementerian Kesehatan bersama RS Kanker Dharmais juga meluncurkan Rencana Aksi Nasional untuk penanganan kanker payudara yang akan dijalankan selama sepuluh tahun ke depan. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kematian dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, kanker bukan lagi merupakan vonis mati.
Peringatan World Cancer Day 2026 ini diharapkan dapat semakin menguatkan semangat seluruh pihak dalam melawan kanker di Indonesia. Tema Indonesia Satu Melawan Kanker menegaskan perlunya kolaborasi dan kesadaran bersama untuk mencapai tujuan tersebut, dimana setiap lapisan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker.***