Padang - RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan rumah sakit. Pada Selasa (21/4), rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersebut menerima kunjungan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan penilaian penerapan K3 melalui Rapid Assessment pada program promotif dan preventif terkait kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (KK/PAK).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya evaluasi menyeluruh terhadap sistem K3 yang telah berjalan, sekaligus sebagai sarana untuk mengidentifikasi potensi risiko di lingkungan kerja rumah sakit. Selain itu, penilaian ini juga bertujuan untuk mengukur tingkat kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang berlaku, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Direktur Layanan Operasional, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan rumah sakit dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait implementasi K3. Pasalnya, pendekatan promotif dan preventif menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.
“Melalui kegiatan ini, kita bisa melakukan identifikasi potensi risiko, menilai kepatuhan terhadap standar, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Pendekatan preventif dan promotif dalam K3 tidak hanya fokus pada penanganan ketika terjadi insiden, tetapi lebih kepada upaya peningkatan kesadaran seluruh sumber daya manusia terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja,” ujar Direktur Layanan Operasional ini.
Ia juga menambahkan keberhasilan penerapan K3 tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada konsistensi implementasi di lapangan. Seluruh unit kerja memiliki peran strategis dalam memastikan setiap prosedur keselamatan dijalankan dengan disiplin dan berkesinambungan.
“Implementasi K3 harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh lini. Dengan demikian, kita tidak hanya mencegah risiko, tetapi juga membangun sistem kerja yang lebih tangguh dan adaptif terhadap berbagai potensi bahaya,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan insight yang lebih mendalam bagi seluruh jajaran rumah sakit dalam memahami pentingnya K3 secara menyeluruh. Dengan adanya kesamaan persepsi, diharapkan seluruh civitas hospitalia dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini kita mendapatkan pemahaman yang lebih dalam, sehingga menjadi modal bagi kami untuk memiliki persepsi yang sama terkait pentingnya K3. Dengan begitu, kami dapat lebih mudah mengidentifikasi area mana saja yang perlu ditingkatkan, serta rekomendasi apa yang harus segera diimplementasikan dan diaplikasikan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penerapan K3 di rumah sakit. Sinergi antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan lembaga terkait diharapkan mampu menghasilkan kebijakan dan praktik terbaik yang berdampak nyata bagi keselamatan tenaga kerja.
“Kami berharap ada komitmen bersama dari seluruh civitas hospitalia dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis penerapan K3 di lingkungan rumah sakit dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat jangka panjang,” tutupnya.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terbangunnya komitmen bersama dari seluruh elemen rumah sakit dalam mewujudkan budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan. Dengan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, kualitas pelayanan kepada masyarakat pun diharapkan semakin optimal.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya menjadi institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam layanan medis, tetapi juga dalam penerapan standar keselamatan kerja yang berkualitas dan berdaya saing,” tukasnya.***