Severity: Warning
Message: fopen(/tmp/ci_session17671k4k9v6hvl1i6lupfk67ii7g3ovr): Failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /var/www/html/application/controllers/Main.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /tmp)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /var/www/html/application/controllers/Main.php
Line: 8
Function: __construct
File: /var/www/html/index.php
Line: 326
Function: require_once
Semarang - Acara International Guest Lecture bertema “Navigating Cirrhosis: Evidence-Based Management of Key Complications” diselenggarakan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kegiatan ini menghadirkan pakar hepatologi dunia, Prof. Paolo Caraceni dari University of Bologna, Italia, sebagai pembicara utama. Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi rumah sakit, guru besar, dokter spesialis dan subspesialis, serta peserta didik program pendidikan dokter.
Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Paolo Caraceni menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi global dan pertukaran ilmu pengetahuan di bidang hepatologi. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai tantangan dalam penanganan sirosis hati yang semakin kompleks, mulai dari perdarahan varises, asites refrakter, hingga sindrom hepatorenal dan infeksi berat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga medis terhadap pendekatan berbasis bukti dalam mengelola komplikasi sirosis, sekaligus mendorong perubahan paradigma dari sekadar menangani komplikasi menjadi upaya memodifikasi perjalanan penyakit guna meningkatkan angka harapan hidup pasien. Melalui forum ilmiah ini, RSUP Dr. Kariadi menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk terus mendukung pengembangan pelayanan berbasis evidence-based medicine serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional demi peningkatan kualitas layanan kesehatan. ***