Kamis, 07 Mei 2026 16:40 WIB

RSUP Dr M Djamil Optimistis Layanan Kanker Meningkat dengan Subspesialis Baru

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
12

Padang - RSUP Dr. M. Djamil kembali memperkuat layanan kesehatan rujukan kanker melalui penyerahan brevet dokter subspesialis bedah onkologi kepada dua dokter lulusan terbaru pada Kamis, 7 Mei 2025. Dua dokter yang menerima brevet subspesialis bedah onkologi tersebut yakni dr. M. Al Farisyi, Sp.B, Subsp.Onk (K) dan dr. Fadly Asril, Subsp.Onk (K). Penyerahan brevet menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus memperkuat pelayanan penanganan kanker di Indonesia.

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para dokter dalam menyelesaikan pendidikan subspesialis bedah onkologi. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pendidikan yang panjang, disiplin, serta dedikasi tinggi dalam dunia medis.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para lulusan, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi institusi. Kami berharap ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien kanker yang membutuhkan penanganan komprehensif dan profesional,” ujar dr. Maliana di Ruang Pertemuan Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr. M. Djamil.

Ia mengatakan kebutuhan terhadap dokter subspesialis onkologi saat ini terus meningkat seiring bertambahnya kasus kanker yang memerlukan penanganan spesifik dan terpadu. Karena itu, keberadaan tenaga medis dengan kompetensi subspesialis dinilai sangat penting untuk mendukung pelayanan kesehatan rujukan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas.

“Kami di RSUP Dr. M. Djamil terus berkomitmen mendukung pengembangan SDM kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan. Rumah sakit pendidikan memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan tenaga medis yang unggul dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan,” katanya.

dr. Maliana juga berharap para lulusan tidak hanya mengedepankan kompetensi klinis, tetapi turut aktif dalam pengembangan penelitian dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dokter subspesialis memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan penanganan kanker secara tepat.

“Dengan bertambahnya dokter subspesialis bedah onkologi, kami optimistis kualitas layanan kanker di Indonesia akan semakin baik. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang paripurna dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Noza Hilbertina, Sp.PA, M.Biomed, Subsp.D.H.B (K), mengatakan kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Unand dan RSUP Dr. M. Djamil selama ini menjadi fondasi penting dalam mencetak tenaga medis berkualitas dan berdaya saing tinggi.

“Pendidikan subspesialis membutuhkan proses panjang, kedisiplinan, serta komitmen yang tinggi. Kami berharap para lulusan dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan nasional,” tukasnya. ***