Padang - RSUP Dr. M. Djamil terus memperkuat komitmennya dalam membangun kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, hingga pengembangan inovasi medis. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis dalam rangkaian Kunjungan Kerja dan Kuliah Umum Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, yang berlangsung di Aula Student Center Prof. dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Kampus Jati, Selasa, 12 Mei 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua secara langsung menandatangani nota kesepahaman bersama sejumlah mitra strategis dari berbagai bidang. Penandatanganan ini menjadi langkah nyata rumah sakit UPT Kementerian Kesehatan tersebut dalam memperluas jejaring kolaborasi demi mendukung penguatan sumber daya manusia kesehatan, pengembangan riset, inovasi teknologi medis, hingga peningkatan layanan unggulan bagi masyarakat.
Adapun kerja sama yang dijalin meliputi Kolegium Keperawatan terkait pengembangan kompetensi tenaga keperawatan, Kolegium Patologi Anatomi terkait pelaksanaan fellowship dokter spesialis patologi anatomi, PT Crown Teknologi Indonesia terkait riset dan pengembangan produk diagnostik berbasis molekuler, PT Kranium Mukti Utama terkait layanan bank jaringan, serta RS Royal Prima Medan terkait pengampuan layanan transplantasi ginjal.
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, Ketua Konsil Kesehatan Indonesia drg. Arianti Anaya, MKM, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, Ph.D dan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, MPH.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan kolaborasi yang terus dibangun merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan rumah sakit dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks dan dinamis.
“Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen RSUP Dr. M. Djamil untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik institusi pendidikan, organisasi profesi, dunia industri, maupun sesama rumah sakit. Kami meyakini kemajuan pelayanan kesehatan tidak dapat dibangun sendiri, tetapi harus melalui sinergi yang kuat, saling mendukung, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta keselamatan pasien,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama yang dijalin tidak hanya bersifat administratif. Namun harus mampu melahirkan implementasi nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan riset, percepatan transfer teknologi, hingga hadirnya layanan kesehatan yang semakin komprehensif bagi masyarakat.
“Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan RSUP Dr. M. Djamil tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan nasional, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, pusat riset, serta pusat pengembangan layanan kesehatan unggulan di Sumatera dan Indonesia. Kolaborasi ini menjadi investasi jangka panjang untuk menghadirkan pelayanan yang semakin maju, adaptif, dan berkelas internasional,” tambahnya.
Momentum tersebut, sebutnya, sekaligus menegaskan posisi RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan utama yang terus aktif membangun ekosistem kolaboratif bersama berbagai pemangku kepentingan. “Ini sejalan dengan agenda transformasi kesehatan nasional yang tengah digencarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” tukas Dirut. ***