Kamis, 04 Juni 2026 12:21 WIB

YKAI dan Prilly Latuconsina Hadirkan Keceriaan bagi Pejuang Kanker Cilik di RSAB Harapan Kita

Responsive image
Humas - RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta
7

Jakarta - Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) bersama ambassador YKAI, figur publik Prilly Latuconsina, melakukan kunjungan ke RSAB Harapan Kita. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan rutin YKAI yang bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan semangat kepada anak-anak pejuang kanker melalui berbagai hiburan edukatif.

Pihak manajemen RSAB Harapan Kita menyambut baik inisiatif dan acara ini. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), FISQua, bersama Direktur Perencanaan dan Keuangan Nola Juasnita, SE, turut hadir secara langsung untuk menyambut kedatangan YKAI dan Prilly Latuconsina.

Dalam sambutannya, Dr. Ariani menyampaikan pesan hangat yang ditujukan khusus kepada anak-anak yang hadir:

"Untuk beberapa jam ke depan lupain dulu pengobatan-pengobatan rumit itu, kita senang-senang dulu sama Kak Prilly dan kakak dari YKAI, kita menggambar bersama, kita main puzzle bersama."

Berdasarkan rencana kegiatan resmi, acara yang bertajuk "Fun Activity Bersama Ka Prilly Latuconsina" ini diselenggarakan di Ruang Serbaguna Anggrek. Rangkaian kegiatan diisi dengan aktivitas bermain bersama, seperti mewarnai dan menyusun puzzle. Setelah sesi bermain bersama di ruang serbaguna selesai, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke ruang perawatan pasien (bed visit) sekaligus pembagian rice bowl yang dilakukan langsung oleh Prilly Latuconsina beserta tim YKAI.

Di sela-sela rangkaian acara yang berlangsung di RSAB Harapan Kita, Prilly membagikan antusiasmenya.

"Senang banget karena mereka semua happy," ungkap Prilly. Ia juga menceritakan rasa syukurnya saat mengetahui banyak anak yang mengabarkan bahwa mereka sudah menjelang proses kemoterapi terakhir dan tinggal menunggu hasil tes agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
Sebagai penutup, Prilly memberikan apresiasi dan pesan penyemangat yang menyentuh bagi para orang tua maupun pendamping pasien yang tak lelah berjuang.

"Mungkin ada hari-hari di mana ngerasa enggak maksimal, atau ngerasa sedih karena harus mendampingi yang sakit. Tapi percayalah, energi positif dan semangat dari semua orang tua dan pendamping nenek, kakek yang nungguin pasti berarti banget buat anak-anaknya, dan enggak ada perjuangan yang sia-sia," pesannya. ***