Senin, 08 Juni 2026 11:09 WIB

RS Soeharto Heerdjan Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan melalui Forum Konsultasi Publik dan Talkshow Kesehatan

Responsive image
Humas - RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta
23

Jakarta - Rumah Sakit Soeharto Heerdjan (RSSH) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Talkshow Kesehatan sebagai upaya memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan produktif. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pelayanan Pusat RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat, pada Selasa, 26 Mei 2026 dan dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi, sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

Direktur Utama RS Soeharto Heerdjan, dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan fisik maupun mental peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai transformasi layanan kesehatan yang dikembangkan oleh RS Soeharto Heerdjan.

Forum ini menghadirkan dua topik utama yang relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini, yaitu “Bullying, Adiksi dan Self-harm pada Remaja di Era Digital” yang disampaikan oleh dr. Ananditya Sukma Dewi Utami, Sp.KJ., Subsp.AR(K) serta “Hidup Serba Cepat, Makanan dan Minuman Serba Instan, Kira-kira Aman Tidak untuk Tubuh?” yang dipaparkan oleh dr. Muhammad Imanuddin Nasution, Sp.PD-FINASIM. Kedua materi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai kesehatan mental remaja dan pentingnya pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Selain sesi talkshow, peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai berbagai layanan unggulan RS Soeharto Heerdjan, termasuk layanan kesehatan jiwa, layanan kesehatan umum, serta sosialisasi layanan akupunktur yang disampaikan oleh dr. Muchtar, M.A.R.S., M.K.K., Sp.Ak., FISQua. Kegiatan turut dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber. ***