Bandung - Warna bukan sekadar apa yang dilihat mata, tetapi juga bagian dari mimpi dan cita-cita yang ingin diraih. Melalui Nayan Project, RS Mata Cicendo Bandung bersama Anak Cerah Indonesia Foundation melakukan Deteksi Dini Buta Warna bagi siswa SDN 002 Cicadas Bandung, melalui pendekatan yang menyenangkan, inklusif, dan inspiratif, serta upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai buta warna, terutama di kalangan anak-anak, orang tua, dan tenaga pendidik
Direktur Utama RS Mata Cicendo Dr.dr Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes yang juga dokter spesialis mata neuro oftalmologi dan penulis buku "Nayan dan Misteri Warna" yang ditulisnya bersama Dr.dr Aaron Tigor Sihombing, Sp.U(K) menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan sekitar 75 persen perkembangan otak anak berawal dari penglihatan. Karena itu, pemahaman yang tepat mengenai buta warna menjadi sangat penting. "Bila kita memiliki teman atau kolega yang mengalami buta warna, sejatinya mereka bukannya tidak bisa mengidentifikasi secara visual, melainkan melihat atau mendefinisikan objek dengan cara yang berbeda".
Sebuah pemeriksaan hari ini, berjuta peluang untuk masa depan yang lebih cerah. ***