Padang - RS M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan nasional dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia. Pada Selasa, 30 Juni 2026, RS M. Djamil secara resmi melepas 10 peserta program fellowship periode Juni 2025 dan Januari 2026 di Gedung Diklat RS M. Djamil.
Prosesi pelepasan dipimpin oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes, mewakili manajemen rumah sakit untuk memberikan apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan para peserta menyelesaikan program pendidikan lanjutan yang telah dijalani selama berada di RS M. Djamil.
Sebanyak 10 peserta fellowship yang dilepas berasal dari berbagai bidang keilmuan spesialis dan subspesialis, yaitu satu peserta Fellowship Kardiologi Intervensi, empat peserta Fellowship Tatalaksana Penyakit Ginjal dengan Dialisis Tahap Dasar, dua peserta Fellowship Tatalaksana Penyakit Saluran Cerna dengan Endoskopi Tahap Dasar. Kemudian satu peserta Fellowship Pulmonologi Intervensional, satu peserta Fellowship Endoskopi Ginekologi Reproduksi dan Fertilitas, serta satu peserta Fellowship Neuroimaging Sonologi.
Dalam sambutannya, dr. Maliana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan program fellowship dengan baik. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran, pengabdian, dan kerja keras yang telah dijalani selama mengikuti pendidikan di RS M. Djamil.
“Selamat kepada seluruh peserta fellowship yang hari ini resmi menyelesaikan masa pendidikannya. Kami berharap ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama berada di RS M. Djamil dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah masing-masing. Jadilah dokter yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, etika, dan keselamatan pasien dalam setiap praktik pelayanan,” ujar dr. Maliana.
Ia juga menegaskan program fellowship merupakan bagian penting dari upaya pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Indonesia. Melalui program tersebut, para dokter spesialis memperoleh kesempatan untuk memperdalam kompetensi pada bidang tertentu sehingga mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
“RS M. Djamil berkomitmen untuk terus menjadi pusat pendidikan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Kami berharap para alumni fellowship dapat menjadi agen perubahan dan turut berkontribusi dalam pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Selama mengikuti program fellowship, para peserta mendapatkan berbagai pengalaman klinis, pembelajaran akademik, serta pendampingan langsung dari para konsultan dan tenaga pendidik yang berpengalaman di bidangnya. Proses pendidikan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, efektif, dan berbasis bukti ilmiah.
Mewakili peserta fellowship, dr. Benni Andica Surya, Sp.PD., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran RS M. Djamil yang telah memberikan kesempatan, bimbingan, serta pengalaman berharga selama menjalani pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen, para konsultan, pembimbing, dan seluruh staf RS M. Djamil yang telah mendampingi kami selama menjalani program fellowship. Banyak ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang kami peroleh di sini. Semoga apa yang kami pelajari dapat kami implementasikan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tempat kami bertugas,” ungkap dr. Benni.
Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin selama masa pendidikan dapat terus berlanjut melalui kolaborasi dan jejaring profesional dalam mendukung pengembangan pelayanan kesehatan di masa mendatang. “Kami berharap silaturahmi dan kolaborasi yang telah terbangun selama mengikuti fellowship di RS M. Djamil tidak berhenti sampai di sini. Semoga jejaring profesional ini terus terjaga sehingga kita dapat saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan bekerja sama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tukasnya. ***