Jumat, 17 Juli 2026 23:55 WIB

Tahun Krusial RSO Soeharso Genjot Transformasi dari Standar Menjadi Budaya

Responsive image
Humas - RS Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta
7

Sukoharjo – Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Soeharso Surakarta memasuki tahun penuh tantangan. Tahun 2026 menjadi momen genting karena institusi pelayanan kesehatan spesialis ortopedi ini harus bersiap menghadapi dua agenda akreditasi besar secara bersamaan, yaitu akreditasi pelayanan rumah sakit yang ke-5 dan akreditasi pendidikan untuk program studi pendidikan dokter spesialis (PPDS).

Menghadapi ujian ganda tersebut, RSO Soeharso tidak hanya mengandalkan kesiapan administratif semata. Direktur Utama RSO Soeharso, Dr. dr. Tito Sumarwoto, Sp.OT(K), M.Kes, MH, MARS, menegaskan bahwa kelulusan dalam akreditasi merupakan tanggung jawab kolektif. Bukan sekadar urusan direksi, struktur manajemen, atau tim pokja, melainkan amanah bagi seluruh civitas hospitalia di lingkungan rumah sakit.

β€œKetika standar tidak lagi sekadar dipenuhi demi penilaian, tetapi benar-benar melebur menjadi cara dan budaya kita bekerja setiap hari, di pelayanan rawat jalan maupun rawat inap, itulah kunci keberhasilan sejati,” ujar dr. Tito dalam pengarahannya di tengah kesibukan pelayanan.

Komitmen inilah yang kemudian menjadi fondasi utama penguatan budaya kerja di RSO Soeharso. Seluruh elemen rumah sakit didorong untuk menginternalisasi standar pelayanan sebagai kebiasaan, bukan sekadar beban prosedur. Mulai dari kesiapan akreditasi, penguatan budaya kerja, hingga peningkatan wawasan medis tentang kepatuhan pelaporan mutu, semuanya digalakkan secara simultan.

Dalam upaya penguatan tersebut, Yunus, S.Kep, Ners, MARS, selaku ketua tim akreditasi, turut memberikan motivasi dan sosialisasi teknis kepada seluruh staf. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas unit agar proses akreditasi berjalan lancar dan hasilnya optimal.

Tak hanya aspek manajemen dan prosedur, RSO Soeharso juga terus memperkaya wawasan klinis para tenaga kesehatannya. Dalam sesi edukasi yang digelar secara berkala, dr. Novita Irawty, Sp.THT-KL, M.Kes. SH, memberikan pemaparan menarik seputar fenomena kesehatan yang kerap dialami masyarakat, yakni "Telinga Berdenging, Kenapa Ya?". Sesi ini diharapkan menambah literasi kesehatan dan meningkatkan kepekaan klinis para tenaga medis dalam menangani keluhan pasien.

Dengan seluruh rangkaian pembekalan dan penguatan ini, RSO Soeharso bertekad untuk terus unggul dalam melayani masyarakat. Transformasi dari sekadar memenuhi standar menjadi budaya kerja diyakini akan membawa rumah sakit spesialis ini melesat lebih jauh, tidak hanya dalam hal akreditasi, tetapi juga dalam kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien. ***