Bersama untuk Pelayanan
Kesehatan yang Lebih Baik

MEMUAT...

Mohon tunggu, halaman sedang dimuat.
Kamis, 20 Agustus 2026 15:35 WIB

Kick Off HUT ke 47 RSAB Harapan Kita dengan Kepedulian untuk Korban Bencana NTT

Kick Off HUT ke 47 RSAB Harapan Kita dengan Kepedulian untuk Korban Bencana NTT
Humas - RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta 96 kali dilihat

Jakarta - Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 melalui acara Kick Off di Lapangan Cantik pada hari ini. Di tengah semarak rasa syukur atas perjalanan panjang rumah sakit, seluruh civitas hospitalia menjadikan momen ini sebagai ruang konsolidasi empati bagi para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara pembukaan ini secara khusus menempatkan sesi Mengheningkan Cipta dan Doa Bersama di awal kegiatan, yang dilanjutkan dengan pembukaan saluran donasi terpusat kemanusiaan melalui Rekening Bank Mandiri Yayasan Bakti Harapan Kita.

Direktur Utama RSAB Harapan Kita, dr. Reni Wigati, Sp.A., Subsp.E.T.I.A. (K), menegaskan bahwa peringatan HUT tahun ini memegang filosofi keberagaman dan kepedulian antar sesama anak bangsa. Pihaknya memastikan, kemeriahan apresiasi internal yang dilakukan sama sekali bukan bentuk euforia yang melupakan duka saudara sebangsa.\

"Bukan berarti kita melupakan mereka dengan melakukan karnaval ini, justru menurut kami ini adalah reminder bahwa Indonesia itu tidak sama dengan Jakarta," tegas dr. Reni di hadapan seluruh jajaran dan karyawan. "Kita sangat bervariasi, kita Bhinneka Tunggal Ika."

Beliau juga menekankan pentingnya bekerja dan melayani secara "all out", karena dari situlah kemampuan RSAB untuk terus berbagi dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia bermula.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia HUT ke-47, Dr. dr. Raden Aditya Kusuma, Sp.O.G., Subsp.K.Fm. (K), M.Sc., menjelaskan bahwa tema tahun ini, yakni "Hope, Care, Innovation", memiliki makna mendalam. "Hope" merepresentasikan RSAB sebagai tempat yang tidak pernah berhenti memberikan harapan kesembuhan, sementara "Care" adalah bentuk nyata dari kepedulian sosial—baik kepada pasien maupun kepada masyarakat luas, termasuk saudara-saudara di NTT.

"Kita sama-sama berkumpul dan bersyukur, tapi tidak lupa, di saat yang bersamaan saudara kita ada yang tertimpa bencana, sehingga alangkah baiknya di perayaan ini juga kita bisa berbagi sebagai tanda rasa syukur kita," ungkap Dr. Aditya. Ia juga mengingatkan visi besar rumah sakit yang selayaknya sudah mantap bergerak menjadi Top 10 Asian Referral.

Sebagai bentuk "Care" terhadap internal, Kick Off ini juga diisi dengan parade karnaval apresiasi yang secara khusus mengarak para pegawai berprestasi menggunakan andong. Para pegawai yang menerima penghormatan tersebut di antaranya adalah Koko Hartopo, dr. Anna Tjandrajani, Dina Warasati, Wirson, Sari Nartiana, dan dr. Haekal.

Penanggung Jawab HUT RSAB Harapan Kita, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A., Subsp.G.H. (K), FISQua, menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusiasme seluruh panitia dan karyawan yang menyatukan hati dalam acara ini. Ia juga menyoroti tingginya kedisiplinan peserta karnaval, di mana rombongan marching band dan parade melakukan pembatasan suara (silent) ketika melintasi area pelayanan agar ketenangan dan kenyamanan pasien tetap menjadi prioritas utama.

Rangkaian peringatan HUT ke-47 ini akan terus berlangsung dengan berbagai program inovasi dan peningkatan kapasitas layanan hingga mencapai puncaknya pada 22 Desember mendatang. Melalui semangat peringatan ini, RSAB Harapan Kita berkomitmen untuk terus melakukan inovasi ganda: inovasi vertikal untuk mencapai standar layanan rujukan ibu dan anak tertinggi di level Asia, serta inovasi horizontal yang manfaatnya dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. ***