Penguatan Transformasi Layanan Kesehatan RSO Soeharso Surakarta
Sukoharjo - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. ke RSO Soeharso Surakarta. Kunjungan diawali dengan hospital tour untuk melihat secara langsung sejumlah layanan unggulan RSO Soeharso, termasuk layanan ortopedi, rehabilitasi medik, dan Ortotik Prostetik. Hal tersebut bertujuan untuk meninjau fasilitas pelayanan, inovasi medis, serta memperkuat sinergi antara kementerian dalam mendukung transformasi layanan kesehatan rujukan berbasis orthopedi di Indonesia.
Dalam agenda kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung berbagai fasilitas unggulan RSO Soeharso, antara lain Gedung Rawat Jalan: Meninjau alur layanan rawat jalan, area pelayanan rehabilitasi medis, hingga fasilitas pasien pediatri. Digitalisasi Pelayanan: Mengapresiasi integrasi teknologi informasi dan digitalisasi dalam alur pelayanan pasien guna memangkas waktu tunggu. Pusat Orthopedi & Prostetik: Meninjau pengembangan layanan pembuatan prostesa (anggota tubuh tiruan) serta teknologi rehabilitasi ortopedi terkini.
Wamenkes mengapresiasi berbagai komitmen dan inovasi yang terus diupayakan oleh RSO Soeharso Surakarta dalam menjaga standar kualitas layanan ortopedi di level nasional. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan memberikan penguatan kepada jajaran RSO Soeharso yang tengah mempersiapkan akreditasi. Beliau juga memberikan motivasi kepada para dokter PPDS RSPPU agar terus semangat belajar, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi dokter spesialis yang berkualitas serta mampu memberikan kontribusi bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Beliau juga menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kebersamaan RSO Soeharso akan terus tumbuh menjadi rumah sakit yang semakin besar dan semakin maju.
Kunjungan ini menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar RSO Soeharso untuk terus melangkah bersama, memperkuat mutu pendidikan dan pelayanan, serta menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. ***