Kamis, 01 Oktober 2026 16:25 WIB

Perkuat Sinergi dan Transformasi Layanan RSAB Harapan Kita Gelar Forum Komunikasi Publik serta Kenalkan Fetal Surgery dan Transplantasi Sumsum Tulang

Perkuat Sinergi dan Transformasi Layanan RSAB Harapan Kita Gelar Forum Komunikasi Publik serta Kenalkan Fetal Surgery dan Transplantasi Sumsum Tulang
Humas - RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta 48 kali dilihat

Jakarta — Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional (PKIAN) RSAB Harapan Kita menggelar kegiatan Forum Komunikasi Publik (FKP) dan Pengenalan Layanan Kesehatan Unggulan di Ruang Auditorium Lantai 1 Gedung Administrasi RSAB Harapan Kita, Jakarta Barat. Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), mulai dari jajaran instansi pemerintah daerah, kepolisian, kementerian, direksi rumah sakit jejaring, yayasan peduli anak, komunitas pasien, insan pers, hingga para mitra usaha/tenant lingkungan rumah sakit.

Dalam sambutannya, Direktur Layanan Operasional RSAB Harapan Kita, dr. Kamal Amiruddin, MARS, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran serta partisipasi aktif seluruh elemen pemangku kepentingan. Beliau menegaskan bahwa forum ini diselenggarakan sebagai wadah dialog dua arah untuk menyerap aspirasi dan masukan demi perbaikan kualitas layanan secara berkelanjutan.

"Kedatangan Bapak dan Ibu sekalian bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk dorongan agar RSAB Harapan Kita mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan masyarakat. Sebagai Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional, RSAB Harapan Kita tidak hanya menjadi pusat rujukan tertinggi nasional untuk kasus-kasus kompleks, tetapi juga menghadirkan pelayanan holistik dari hulu ke hilir—baik untuk pasien yang membutuhkan perawatan medis maupun masyarakat sehat," ujar dr. Kamal.

dr. Kamal juga menggarisbawahi filosofi tagline rumah sakit, yaitu "Sepenuh Hati Melayani". Maknanya, seluruh jajaran RSAB Harapan Kita terlebih dahulu memenuhi hati dengan kepedulian dan rasa cinta sebelum memberikan pelayanan medis maupun non-medis. Peran mitra kerja dan tenant lingkungan rumah sakit pun dinilai sangat strategis dalam menciptakan suasana pelayanan yang aman, bersih, nyaman, dan ramah pengunjung.

Memasuki sesi pemaparan materi, Direktur Medik dan Keperawatan RSAB Harapan Kita, dr. Endah Citraresmi, Sp.A., Subsp.A.I.(K), MARS, memaparkan perkembangan dan inovasi medis terkini yang kini menjadi layanan unggulan RSAB Harapan Kita dalam menjawab kebutuhan kasus-kasus medis tingkat tinggi. Salah satu inovasi tersebut adalah Open Fetal Surgery (Operasi Janin Dalam Kandungan) pertama di Indonesia. RSAB Harapan Kita mencatatkan sejarah baru di dunia kedokteran nasional dengan berhasil melaksanakan tindakan tersebut pada 25 Agustus 2026. Intervensi dilakukan pada janin usia kehamilan 26 minggu yang terdiagnosis kelainan Myelomeningocele (spina bifida tingkat berat). Tindakan multidisiplin ini dilaksanakan oleh Tim Fetomaternal, Bedah Saraf, Anestesi, Radiologi, dan Perawat RSAB Harapan Kita dengan pendampingan tim ahli dari Mater Hospital Brisbane, Australia. Kondisi saat ini, ibu dan janin dalam kondisi stabil dan terus menjalani Antenatal Care (ANC) secara intensif hingga proses persalinan.

Selain itu, RSAB Harapan Kita juga mengembangkan layanan Bone Marrow Transplantation (BMT) atau Transplantasi Sumsum Tulang Anak. Layanan transplantasi sel punca hematopoietik ini diperuntukkan bagi penanganan penyakit kompleks seperti kelainan darah, gangguan imun, dan keganasan hematologi. RSAB Harapan Kita telah merawat pasien anak berusia 11 tahun dengan diagnosis Leukemia Limfositik Akut (ALL) yang didampingi oleh Tim Transplantasi dari Samitivej Hospital, Thailand. Layanan ini melibatkan kolaborasi tim multidisiplin ketat, meliputi dokter subspesialis hemato-onkologi anak, patologi klinik, farmasi, perawat terlatih, ahli gizi, psikolog, serta tim pengendalian infeksi (infection control).

Penyelenggaraan layanan Fetal Surgery dan Bone Marrow Transplantation di RSAB Harapan Kita menjadi bukti nyata kemandirian dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) medis Indonesia dalam melakukan tindakan medis berteknologi tinggi. Masyarakat kini tidak perlu lagi berobat ke luar negeri untuk mendapatkan penanganan kasus subspesialistik kompleks. Selain itu, pengembangan seluruh inovasi medis di RSAB Harapan Kita diupayakan sejalan dengan efisiensi sistem kesehatan nasional dan terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan demikian, akses terhadap penanganan medis tingkat lanjut dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. RSAB Harapan Kita berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan primer (Puskesmas dan Klinik) serta Rumah Sakit Daerah agar deteksi dini dan penanganan pasien dapat dilakukan secara tepat waktu. ***