Peringati World Stroke Day 2026 dalam Rangka HKN ke 62 RSOMH Bukittinggi Gelar Webinar Nasional tentang Pencegahan dan Penanganan Stroke
Bukittinggi - Dalam rangka memperingati World Stroke Day (Hari Stroke Sedunia) 2026 sekaligus menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62, Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Kiat Menghindari dan Menghadapi Pasien Stroke bagi Nakes dan Orang Awam”, Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan YouTube, pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.
Mengusung semangat HKN ke-62, “Sehat untuk Semua, Indonesia Berdaya”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya RSOMH Bukittinggi dalam memperluas edukasi kesehatan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat. Melalui momentum World Stroke Day, edukasi difokuskan pada pentingnya mengenali faktor risiko, memahami tanda dan gejala stroke, serta mengetahui langkah tepat yang harus dilakukan ketika menghadapi seseorang yang diduga mengalami stroke.
Webinar ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai bidang keahlian, yaitu dr. Isnu Lucky Riandini, Sp.N, Dokter Spesialis Neurologi; Ns. Dedi Briner, S.Kep, dari bidang Keperawatan; Sari Rezeki, S.ST, M.Biomed, RD, Nutrisionis; serta Alfi, Amd.Ft, Fisioterapis RSOMH Bukittinggi.
Melalui perspektif multidisiplin, peserta mendapatkan edukasi mengenai pencegahan stroke, peran tenaga kesehatan dalam penanganan pasien, pentingnya pengaturan gizi dan pola hidup sehat, hingga dukungan fisioterapi dalam proses rehabilitasi pasien stroke. Kolaborasi berbagai profesi ini menunjukkan bahwa upaya menghadapi stroke membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pencegahan hingga pemulihan.
Salah satu pesan penting yang ditekankan dalam edukasi ini adalah kecepatan mengenali dan merespons gejala stroke. Gejala seperti wajah mencong, kelemahan anggota tubuh, dan bicara pelo yang muncul secara mendadak harus segera diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu gejala membaik dengan sendirinya, melainkan segera membawa pasien ke IGD atau mencari pertolongan medis. Sebab, setiap menit sangat berarti dalam upaya menyelamatkan fungsi otak.
Melalui webinar nasional ini, RSOMH Bukittinggi berharap pengetahuan mengenai stroke dapat semakin luas menjangkau masyarakat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan stroke.
Kegiatan ini juga menjadi wujud partisipasi RSOMH Bukittinggi dalam menyemarakkan HKN ke-62 melalui kegiatan edukatif dan promotif yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
Sehat untuk Semua, Indonesia Berdaya. Kenali gejala stroke, bertindak cepat, selamatkan otak. Karena setiap menit berarti. ***