Rabu, 15 April 2026 16:54 WIB

RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo dan DPD AMPHURI Sulampua Tandatangani Kerja Sama untuk Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah

Responsive image
KML - RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
11

Makassar - RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPD AMPHURI) Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) tentang Pelayanan Kesehatan.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan langsung Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, FISQua bersama Ketua DPD AMPHURI Sulampua, H. M. Azhar Gazali, di Auditorium Lt. 8 Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Senin, 13 April 2026.

dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, FISQua menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah maju dalam memperkuat sistem pengelolaan layanan kesehatan haji dan umrah.

“Kita melakukan sebuah ikhtiar bersama, sebuah langkah maju dalam bentuk kerjasama pelayanan kesehatan antara rumah sakit Wahidin dengan DPD AMPHURI,” ujar dr. Annas.

Menurut dr. Annas, kesehatan para penyelenggara maupun sebagai peserta ibadah haji dan umrah ini sangat penting karena terkait dengan kualitas ibadah yang akan mereka lakukan.

“Kami sangat mengapresiasi sekali DPD AMPHURI telah ‘menyadari’ pentingnya kesehatan dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah, terima kasih kepada seluruh pengurus AMPHURI yang telah mempercayakan perjanjian kerjasama ini ke Wahidin, kata dr. Annas.

Sementara itu, Ketua DPD AMPHURI Sulampua, H. M. Azhar Gazali mengungkapkan rasa syukurnya karena pada akhirnya bisa menjalin kerjasama dengan salah satu rumah sakit terbesar di Indonesia Timur.

“Masalah kesehatan menjadi sangat krusial, sehingga kami sangat berkeinginan besar untuk bekerjasama dengan Wahidin. Tentu saja kami melihat potensi yang cukup bagus dan fasilitas yang luar biasa di Wahidin,” ungkap Azhar.

“Kami sudah melakukan tour dulu melihat apa saja fasilitasnya, dan alhamdulillah sempat di bawa ke poli eksekutif untuk medical check up, luar biasa fasilitasnya dan tentu saja itu menjadi pertimbangan kami,” sambung Azhar.

Ia berharap, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus saling mendukung dan saling berkomunikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengurus serta jamaah haji dan umrah. 

“Kita berharap perjanjian kerjasama ini bisa berjalan baik dan lancar dan tentu saja setelah seremoni ini, jauh lebih penting bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik dan intens,” harapnya.

Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan haji dan umrah khususnya di Kawasan Timur Indonesia terus diperluas melalui kerjasama strategis dengan membangun ekosistem layanan kesehatan jemaah yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam jangka panjang.***