Jakarta – Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) menjalin kerja sama strategis dengan ROI International melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementing Agreement. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan pusat rehabilitasi berstandar internasional. Kegiatan penandatanganan dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Ruang Rapat VVIP Lantai 11, Gedung A RSPON Mahar Mardjono Jakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S., MARS selaku Direktur Utama RSPON Mahar Mardjono Jakarta beserta jajaran direksi dan manajemen, serta perwakilan dari ROI International, yaitu Dongsoo Kim selaku Founder dan Chief Director ROI Hospital, Hyoungjoong Kim selaku Director of Foreign Division ROI Hospital, serta Giuk Lee selaku Founder dan CEO Hurotics. Kehadiran para perwakilan ini turut memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam menjalin kemitraan strategis di bidang rehabilitasi medis.
Kerja sama ini secara khusus mengusung pengembangan Korean Style Rehabilitation Centers, yang bertujuan menghadirkan layanan rehabilitasi dengan pendekatan teknologi terkini serta metode terapi yang terintegrasi dan berbasis praktik terbaik. Sejalan dengan hal tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan, pendirian, serta peningkatan layanan rehabilitasi di RSPON Mahar Mardjono Jakarta, dengan pelaksanaan yang mengacu pada regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk aspek perlindungan data dan persetujuan pasien.
Untuk mendukung implementasi tersebut, ROI International akan memberikan dukungan strategis berupa transfer system dan operational know-how guna memperkuat tata kelola pusat rehabilitasi. Selain itu, tenaga kesehatan RSPON Mahar Mardjono Jakarta juga akan memperoleh pelatihan lanjutan secara sistematis terkait metode terapi rehabilitasi bergaya Korea, baik dalam bentuk program pelatihan di Korea Selatan maupun pendampingan berkelanjutan.
Tidak hanya itu, kerja sama ini juga mencakup dukungan teknis, konsultasi jarak jauh secara berkesinambungan, serta peluang kolaborasi dengan perusahaan alat kesehatan terkemuka dari Korea. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan sekaligus menghadirkan inovasi dalam proses pemulihan pasien.
Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat transformasi layanan rehabilitasi di RSPON Mahar Mardjono Jakarta agar semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Dengan terjalinnya kolaborasi ini, diharapkan layanan rehabilitasi di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. ***