Rabu, 22 April 2026 16:51 WIB

RSUP Dr M Djamil Dorong Lahirnya Dokter Profesional dan Berintegritas

Responsive image
Humas - RSUP dr. Djamil Padang
7

Padang – RSUP Dr. M. Djamil menunjukkan peran strategisnya sebagai rumah sakit pendidikan utama di Sumatra Barat dalam mendukung penguatan pendidikan kedokteran dan peningkatan kualitas tenaga medis nasional. Komitmen kelembagaan ini terlihat pada Rabu, 22 April 2026, dimana RSUP Dr. M. Djamil turut berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Yudisium Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Periode II Tahun 2026 yang digelar di Aula Student Center Prof. dr. M. Syaaf.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran rumah sakit pendidikan tidak hanya terbatas pada pelayanan pasien, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pendidikan kedokteran. Atas nama institusi, ia menegaskan, "Sinergi antara rumah sakit dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan."
 

RSUP Dr. M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan rujukan, memandang bahwa yudisium ini bukan sekadar acara seremonial. Institusi memandangnya sebagai momen penting untuk menyambut para lulusan kedokteran sebagai calon mitra sejajar dalam sistem pelayanan kesehatan. RSUP Dr. M. Djamil memiliki optimisme yang tinggi terhadap para lulusan baru untuk bersama-sama melanjutkan pengabdian di bidang pelayanan kesehatan.

Disampaikan pula bahwa RSUP Dr. M. Djamil berharap para lulusan mampu menjadi tenaga medis yang profesional, menjunjung tinggi etika, serta memiliki empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, institusi rumah sakit pendidikan ini mendorong para dokter muda untuk terus mengembangkan kompetensi diri seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

“Dengan bekal ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Andalas, kami percaya para lulusan mampu beradaptasi dengan cepat dalam berbagai situasi medis yang dinamis serta menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang. Profesi kedokteran adalah panggilan mulia yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp.Onk(K), FACS, FFSTEd dalam sambutannya menyampaikan yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda kesiapan lulusan untuk memasuki fase pengabdian yang sesungguhnya di dunia kedokteran. “Tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga para lulusan dituntut tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, integritas, dan kemampuan komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan profesi dokter menempatkan kemanusiaan sebagai nilai utama. Oleh karena itu, setiap lulusan diharapkan mampu menjaga empati, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus belajar sepanjang hayat untuk mengikuti perkembangan ilmu kedokteran yang dinamis.

Selain itu, Dekan FK Unand menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit pendidikan seperti RSUP Dr. M. Djamil dalam mencetak dokter yang kompeten dan siap pakai. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil secara klinis.

“Kami berharap agar para lulusan mampu menjadi duta almamater yang membawa nama baik institusi, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional,” harap Dekan FK Unand ini. ***